PENGARUH PENGGUNAAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.)


Pengarang

Fauzi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

FAUZI "Pengaruh Penggunaan Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Cabai Merah (Cqpsicum annum L.). (di bawah bimbingan Zainal A. Pian sebagai ketua dan Agam lhsan Hereri sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mulsa organik dan varietas tethadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah serta ada tidaknya interaksi antar keduanya.
Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh dari tanggal 21 Desember 2007 sampai dengan I 5 Mei 2008. Benih yang digunaakan adalah benih varietas "-999, ST- 168 dan varietas lokal, sedangkan pupuk kandang. pupuk dasar (Urea, SP-36 dan Kcl) dan pupuk susulan NPK mutiara (16-16-16) kesemua bahan tersebut diperoleh dari UD. Aria Usaha Tini. Banda Aceh.
Penelitian ini mengg`makan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Ada dun faktor yang diteliti yaitu: mulsa jerami padi, mulsa sekam padi, tanpa mulsa dan varietas (IM-999, ST-168 dan lokal). Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 27 bedeng.
Peubah yang dianafi meliputi tinggi tanaman dan diameter pangkal batang umur 15, 30, 45 dan 60 HST, jumlah cabang produktif umur 75 HST, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan produktifitas (ton/ha) umur 90 (panen 1), 93 (panen 11), 96 (panen 111), 99 (panen 1V) dan 102 HST (panen V).
Hasil penditian menunjulckan bahwa mulsa berpengaruh sangat nyata terhadap diameter pangkal batang umur 60 HST, jumlah cabang produktif umur 75 HST, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan produktifitas (ton/ha) panen kelima umur 102 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST, diameter pangkal batang umur 30 den 45 HST namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 45 dan 60 HST. diameter pangkal batang umur 15 HST, jumlah buah per tanaman serta berat buah per tanaman dan produkfitas (ton/ha) pada panen pertama. kedua, ketiga dan keempat. Pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah terbaik dijumpai pada aplikasi mulsa sekam padi.
Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 30 HST, berat buah per tanaman dan produktifitas (ton/ha) pada panen pertama umur 90 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST, diameter pangkal batang umur 15, 30, 45 dan 60 HST, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 60 HST, jumlah cabang produktif umur 75 HST, jumlah buah per tanaman panen pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima serta berat buah per tanaman dan produktifitas (ton/ha) pada panen kedua, ketiga, keempat dan kelima. Pertumbuhan dan produksi terbaik dijumpai pada varietas cabai merah TM-999.
Hasil penelitian menunjukkan, tidak terdapat interaksi yang nyata antara mulsa dengan varietas terhadap semua peubah pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK