<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123815">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN AMPAS KAYU INDSUTRI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL SEBAGAI ADSORBEN PADA TIMBAL (PB) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>GAMPONG LAMPULO DAN GAMPONG JAWA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mhd. Ra`Ul Ashari Lubis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri galangan dan transportasi kapal merupakan sarana dan prasarana yang memiliki dampak positif terhadap masyarakat, tetapi disamping itu juga berdampak negatif kepada lingkungan perairan. Timbal (Pb) merupakan hasil negatif tersebut dimana limbah ini tergolong sebagai limbah logam berat yang berbahaya karena toksisitasnya yang tinggi. Adsorben yang digunakan pada penelitian ini yaitu ampas kayu yang berasal dari 2 industri galangan kapal tradisional di Banda Aceh yaitu, Gampong Lampulo dan Gampong Jawa. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorben ampas kayu tersebut terhadap adsorpsi Pb dengan harapan ampas kayu dapat menjadi solusi pencemaran lingkungan. Metode adsorpsi menjadi upaya yang efektif dalam menurunkan kadar  logam berat. Variabel bebas yang digunakan dalam eksperimen ini adalah massa adsorben untuk ampas kayu dari kedua galangan yaitu 1; 1,5 dan 2g, dengan waktu pengadukan 30 menit dan kecepatan pengadukan 90 rpm. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rendemen arang aktif dari Gampong Jawa setelah aktivasi dan karbonisasi lebih tinggi, yaitu 40,54% dan 26,85%, dibandingkan dengan Gampong Lampulo yang masing-masing adalah 38,56% dan 23,72%. Kadar air pada kedua sampel memenuhi standar SNI 1995, namun kadar abu sangat tinggi, yaitu 55% untuk Gampong Lampulo dan 54% untuk Gampong Jawa, jauh melebihi batas maksimum yang ditetapkan. Uji daya serap memperlihatkan bahwa arang aktif dari Gampong Jawa lebih efektif dalam mengadsorpsi timbal, dengan efektivitas tertinggi mencapai 36,55% pada variasi massa 2g, dibandingkan dengan Gampong Lampulo yang mencapai 24,60% pada massa yang sama. Kapasitas adsorpsi juga memperlihatkan bahwa arang aktif dari Gampong Jawa memiliki kapasitas yang lebih tinggi pada setiap variasi massa. Hasil ini memperlihatkan bahwa arang aktif ampas kayu kedua galangan kapal tersebut dapat digunakan untuk penyerapan Pb dari limbah cair atau pengolahan air bersih.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123815</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-23 16:27:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-24 09:47:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>