<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123813">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FILOGENETIK KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA MENGGUNAKAN GEN MATK DAN RBCL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risa Riani R</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi merupakan komoditas yang paling banyak diperdagangkan di pasar internasional. Coffea arabica (arabika) dan Coffea canephora (robusta) merupakan spesies utama yang dibudidayakan, khususnya di Indonesia. Salah satu lokasi budidaya kopi arabika dan robusta di Aceh adalah Kebun Percobaan (KP) Gayo Pondok Gajah, Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan kekerabatan di antara varietas kopi arabika dan robusta yang dibudidayakan di Kebun Percobaan Gayo berdasarkan gen matK dan rbcL. Tahapan yang dilakukan meliputi ekstraksi DNA genom menggunakan metode CTAB yang dimodifikasi, amplifikasi gen matK dan rbcL, sekuensing DNA, analisis BLAST, dan analisis filogenetik menggunakan metode Maximum Parsimony. DNA genom yang diekstraksi memiliki konsentrasi antara 33,95-149,65 ng/µL dengan kemurnian 1,7-1,9 pada absorbansi A260/A280. Amplikon gen matK dan rbcL berturut-turut berukuran 856-867 bp dan 566-657 bp. Berdasarkan gen matK, rbcL, dan gabungan matK+rbcL varietas kopi arabika memiliki hubungan kekerabatan yang erat dengan spesies Coffea arabica x Coffea canephora dan Coffea eugenioides dengan jarak genetik 0,001. Sedangkan varietas kopi robusta berkerabat dekat dengan Coffea canephora dengan jarak genetik 0,001-0,005. Gen matK dan rbcL yang digunakan dalam penelitian ini mampu mengungkapkan hubungan kekerabatan di antara spesies kopi arabika dan robusta. Namun kedua gen ini tidak memiliki kemampuan untuk membedakan kopi pada tingkat takson yang lebih rendah, yaitu varietas. &#13;
&#13;
Kata kunci: Kopi, Arabika, Robusta, Filogenetik, matK, rbcL</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-23 15:22:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-24 09:41:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>