<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123809">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI KRIM PALA (MYRISTICA FRAGRANS) TERHADAP KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-α, JUMLAH FIBROBLAS DAN ANGIOGENESIS KULIT TIKUS YANG DIINDUKSI LUKA BAKAR DERAJAT II</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ciecielia Angilia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran - Magister Sains BioMedis (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Luka bakar merupakan cedera akibat paparan zat kimia, aliran listrik dan suhu yang sangat tinggi. Luka bakar derajat II merupakan luka bakar ringan yang paling sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Tanaman pala (Myristica fragrans) merupakan salah satu tanaman rempah yang secara empiris telah digunakan masyarakat untuk mengobati luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas krim pala (Myristica fragrans) terhadap penyembuhan luka bakar derajat II pada kulit tikus putih. Penelitian ini menggunakan post-test only control group design terhadap 20 ekor tikus yang dibagi menjadi kelompok kontrol normal dan kelompok luka bakar derajat II yang diterapi sesuai kelompoknya. Pengolesan zat uji dilakukan dalam 18 hari, dua kali sehari. Pada hari ke 6 dan hari ke 18 kulit tikus dikoleksi dan dibuat menjadi slide yang diwarnai dengan HE. Selanjutnya, dilakukan penilaian pada jumlah fibroblas, jumlah angiogenesis dan pemeriksaan imunohistokimia score imunoekspresi TNF α. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian krim pala mampu menurunkan jumlah fibroblas dan jumlah angiogenesis pada kulit tikus yang diinduksi luka bakar yang berbeda signifikan dibandingkan tikus yang hanya diberikan basis krim (p=0,001) serta Hasil ini menunjukkan bahwa krim pala 3% dapat memperbaiki gambaran histopatologi kulit tikus yang diinduksi luka bakar derajat II  serta mampu menurunkan score TNF α dibanding dengan yang hanya diberikan basis krim (p=0,021)  .</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123809</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-21 17:00:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-21 17:04:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>