POLA PERTUMBUHAN AYAM LOKAL PEDAGING KELAS RINGAN, SEDANG DAN BERAT DENGAN PEMELIHARAAN INTENSIF | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA PERTUMBUHAN AYAM LOKAL PEDAGING KELAS RINGAN, SEDANG DAN BERAT DENGAN PEMELIHARAAN INTENSIF


Pengarang

Rubiqi Hidayat - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405104010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitjan bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan ayam lokal pedaging kelas ringan, kelas sedang dan kelas berat dengan pemeliharaan intensif. Penelitian ini telah dilakukan di Field Lab (Exfam) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala selama 90 hari, mulai tanggal 4 Agustus sampai 27 0ktober 2008. Penelitian ini djgunakan Rancangan Acak Lengkap berpola faktorial ( RAL Faktorial) terdiri dari betina (kelas ringan, kelas sedang dan kelas berat) dan jantan (kelas ringan, kelas sedang dan kelas beret). Setiap periakuan terdiri dari
3 ulangan serta terdiri dari 72 ekor ayam.
Parameter yang diamati meliputi : pola pertumbuhan, pertambahan beret badan, befat badan akhir, konsumsi ransum, konversi ransum dan efisiensi ransum.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertambahan berat badan tertinggi yaitu ayam jantan tipe beret (96.52 gram) dan betina tipe berat (83.30 gram), berat badan akhir tertinggi yaitu ayam jantan tipe berat (1626.7 gram) dan betina tipe berat (1329.5 gram). Konsumsi ransum tertjnggi yaitu pada ayam jantan tipe berat (357.41 gram) dan betina tjpe sedang (311.86 gram). Konversi ransum terbaik yaitu ayam jantan tipe ringan (4.08) dan betina tipe ringan (3.74). untuk efisiensi ransum terbaik pada ayam jantan tipe ringan yaitu 0.25 dan ayam betina tipe berat dan tipe ringan yaitu 0.27.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembagian tjpe beipengaruh sangat nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK