PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERUBAHAN SLFAT FLSLKA DAN MEKANIKA TANAH DENGAN MENGGUNAKAN TRAKTOR TANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA (LATUCA SATIVA L) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERUBAHAN SLFAT FLSLKA DAN MEKANIKA TANAH DENGAN MENGGUNAKAN TRAKTOR TANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA (LATUCA SATIVA L)


Pengarang

Elvianda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705106010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengolahan tanah dengan menggunakan traktor tangan juga dapat memacu pelapukan sehingga mengakibatkan tingkat kesuburan tanah menjadi rendah. Pada kondisi lahan yang sama traktor roda empat memberikan tekanan lebih besar dan lebih dalam dari pada traktor tangan. Tanah yang subur merupakan cara pemberian dosis pupuk yang tepat dan benar, karena dosis pupuk yang diberikan berisi satu atau lebih unsur hara untuk menggantikan unsur hara yang habis diserap oleh tanaman.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil selada, untuk mengetahui pengaruh pengolahan tanah dengan traktor terhadap perubahan sifat fisika dan mekanika tanah, untuk mengetahui dampak pemadatan tanah terhadap pertumbuhan dan hasil selada.
Penelitian ini dilakukan di lahan bina tani dan Laboratorium Fisika Tanah Jurusan Budjdaya Pertanian IImu Tanah Universitas Syiah Kuala. Peneljtian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan maret 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola non faktorial. Terdapat 4 perlakuan dengan 6 ulangan sehingga diperoleh 24 unit satuan percobaan (petakan).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan sifat fisika tanah pada analisis kelas tekstur terdiri dari 70% pasir. 17% debu dan 13% liat. Berdasarkan analisis struktur tanah menunjukkan bahwa sebelum pengolahan tanah dan pupuk kandang
adalah gumpalan dan setelah pengolahan dan penambahan pupuk kandang (pasca panen) adalah struktur tanah berubah menjadi granuler (horizon A). Hubungan bulk density pada tanpa olah tanah dan pupuk kandang menunjukkan bahwa nilai bulk density mulai dari 1.19 g.cm-3, 1.28 g.cm-3, 1.30 g.cm-3, 1.20 g.cm-3. Sedangkan nilai bulk density pada olah tanah dan pupuk kandang mulai dari 1.15 g.cm-3, 1.16 g.cm-3, 1.14 g.cm-3 1.16 g.cm-3. Hasil analisis pada porositas tanah menunjukkan bahwa tanpa olah tanah dan pupuk kandang adalah 50%, 48%, 47% dan 53% sedangkan olah tanah dan pupuk kandang adalah 60%, 58%, 64% dan 65%. Berdasarkan hasil analisis permeabilitas tanpa olah tanah dan pupuk kandang adalah 2.33 cm.jam-1. 1.98 cm.jam-1. 1.86 cm.jam-1 .2.45 cm.jam-1 sedanangkan olah tanah dan pupuk kandang adalad 12.72 cm.jam-1.6.74 cm.jam-1, 6.58 cm.jam-1. Hasil analisis sifat mekanika tanah menunjukkan bahwa tahanan penetrasi tanpa olah tanah dan pupuk kandang menunjukkan bahwa tingkat pemadatan tanah sama. Tahanan penetrasi pada olah tanah dan pupuk kandang menunjukkan bahwa pengaruh olah dan pupuk kandang dapat menurunkan tahanan penetrasi tanah terutama pada kedalam olah. Hasil uji F pada analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil selada pada umur 10-50 HST dengan semua peubah tinggi tanaman, panjang daun. lebar daun, jumlah daun, bobot brangkasan, bobot kering brangkasan tanaman, kecuali pada tinggi tanaman 3040 HST dan Jumlah Daun 40 HST.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK