PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN KELUARGA DAN WOMEN ON BOARD TERHADAP PENGAMBILAN RISIKO PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN KELUARGA DAN WOMEN ON BOARD TERHADAP PENGAMBILAN RISIKO PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA


Pengarang

Hanifa Nisrina Mufti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Faisal - 197008301995121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2001102010081

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Manajemen., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh struktur kepemilikan keluarga dan women on board terhadap pengambilan risiko perusahaan pada manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2018—2022 dengan ukuran perusahaan dan leverage sebagai variabel kontrol. Alat uji yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan model pendekatan data panel Common Effect Model pada 50 perusahaan manufaktur. Penelitian ini menggunakan unbalanced panel data, sehingga jumlah perusahaan yang termasuk dalam sampel penelitian setiap tahunnya berbeda-beda. Jumlah keseluruhan pengamatan penelitian ini adalah 161 observasi. Hasil penelitian menunjukkan struktur kepemilikan keluarga dan women on board berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengambilan risiko perusahaan Pengaruh yang negatif dan signifikan dari struktur kepemilikan keluarga dan women on board terhadap pengambilan risiko perusahaan menunjukkan semakin besar struktur kepemilikan keluarga dan women on board, maka semakin kecil pengambilan risiko perusahaan. Oleh sebab itu, bagi investor dengan preferensi risiko yang tidak menyukai risiko (risk-averse) dapat berinvestasi pada perusahaan-perusahaan dengan struktur kepemilikan keluarga dan women on board yang besar.

The objective of this study is to examine and analyze the influence of family ownership and women on board on the risk-taking of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018—2022 with size and leverage as the control variables. This research uses multiple linear regression analysis with the common effect panel regression on 50 manufacturing companies. This research uses unbalanced panel data with a total of 161 observations. The results showed that both family ownership and women on board have significant negative effect upon company risk-taking. These results indicate that companies with high family ownership and women on board tend to be more risk-averse. Hence, risk-averse investors who are tend to avoid relatively higher risk, may invest on companies with relatively high family ownership and women on board.

Citation



    SERVICES DESK