Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KECURANGAN DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PROVINSI ACEH (STUDI LITERATUR PADA MEDIA MASSA)
Pengarang
Rizki Alfi Syahril - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0701103010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecurangan di Indonesia ditengarai telah bersifat akul khususnya di bidang pengelolaan keuangan negara. Kasus-kasus kecurangan paling sering dikaitkan oleh berbngai pihak dengan birokrasi dalam pengelolaan keuangan negara. Berdasarkan catatan dari Divisi Litbang Kompas juga menyebutkan bahwa hampir semua provinsi di Indonesia tidak bebas dari kasus kecurangan yang menimpa kepala daerahnya, baik di tingkatan provinsi, kabupaten, maupun kota. Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah otonomi khusus yang mengalami peningkatan alokasi anggaran lebih dari 100% sejak tahun 2005 sangatlah berisiko dengan perilahi kecurangan dalam pengelohaan keuangan daerah yang dapat menyebabkan kerugian keuangan daerah.
Penelitian ini dibatasi pada kecurangan pengelolaan keuangan daerah, yaitu keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, pengawasan. dan pemeriksaan. Penelitian ini merupakan, studi literatur yang dilakukan pada surat kabar harian Serambi Indonesia dan Harian Aceh dalam rentang waktu sejak 1 Juli 2010 sampai dengan 3 I Desember 20I0.
Berdasarkan hasil penelitian, maka kota/Kabupaten yang paling banyak ditemukan kasus kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah adalah Banda Aceh dan Lhokseumawe yaitu 10 kasus. Dan kota/kabupaten yang tidak ditemukan kasus kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah adalah Sabang, Bener Meriah, dan Subulussalam. kasus kecurangan -di Langsa hanya I kasus, tetapi sudah divonis bebas oleh Mahkamah Agung. sedangkan kasus kecurangan di Aceh Tengah dan Simeulue belum ditaksir berapa potensi kerugian keuangan negara.
Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa kota/kabupaten yang paling tinggi nilai potensi kerukan keuangan negara akibat kecurangan adalah Aceh Utara yaitu Rp 221.055.000.000 terutama disebabkan karena kasus korupsi APBD yaitu dugaan korupsi dana deposito Rp 220 miliar yang saat ini sedang ditangani oleh Kepolisian Daerah Provinsi Aceh dengan dugaan tersangka adalah kapalda daerah yaitu Bupati Aceh Utara, Ilyas Hamid, dan Wakil Bupati Aceh Utara, Syarifuddin. Mantan kepala daerah lainnya yang terierat kasus kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah adalah mantan Bupati Bireuen, Mustafa A Gelanggang yang terjerat kasus kas bon Bireuen jilid 11 dengan potensi kerugian keuangan negara adalah Rp 8 miliar. Gubenur Aceh, Irwandi Yusuf juga pernah diberitahan menerima suap Rp 10 miliar dari PT Medco untuk menperpanjang izin operasi perasaan peminyakan di Aceh Timur, tapi kasus ini belum ditangani oleh penegak hukum (Harian Aceh, 16/9/2010). Kasus kecurangan yang bernilai besar lainnya di antaranya adalah kasus indikasi penggelapan dana pajak Pph dan PPN Bireuen sebesar Rp 51,3 miliar dengan tersangka Muslim Syamaun yang menjabat sebagai Bendaharawan Umum Daerah Bireuen. Dari keseluruhan kasus kecurangan, 98,62% kasus kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Aceh berlangsung di tahapan pelaksanaan dan hanya 1,38% di tahapan pertanggungiawaban.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL, ASIMETRI INFORMASI, DAN KETAATAN ATURAN AKUNTANSI TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI (STUDI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR) (PUTRI NAZARAH, 2021)
PENGARUH STABILITAS KEUANGAN, KEBUTUHAN KEUANGAN PRIBADI DAN PERGANTIAN AUDITOR TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI SURVEY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2022 (Masthura, 2024)
PENGARUH KUALITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP HUBUNGAN ANTARA SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN TERJADINYA KECURANGAN (FRAUD) (STUDI EMPIRIS PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE) (Siti Maryam, 2025)
PENGARUH UKURAN PEMERINTAH DAERAH, TINGKAT KETERGANTUNGAN PADA PUSAT, BELANJA DAERAH DAN TEMUAN AUDIT BPK TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH TAHUN 2018-2022) (MELDHATUL MAIRA, 2024)
PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI PEMODERASI PADA KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN: ANALISIS FRAUD TRIANGLE MODEL PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIALS YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023 (PUTRI AISYAH HARAHAP, 2025)