<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123745">
 <titleInfo>
  <title>SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN PENAMBAHAN SERAT NANAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARBAINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton merupakan elemen krusial dalam konstruksi, namun memiliki kelemahan pada kekuatan tariknya. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan tarik beton adalah dengan menambahkan serat-serat. Adapun salah satu serat yaitu serat nanas, serat nanas sebagai upaya pemanfaatan limbah dan juga memiliki kuat tarik yang tinggi, sehinga diperlukan penelitian tentang serat nanas. Dalam pembuatan beton berkualitas tinggi, kebutuhan akan semen cenderung tinggi, namun pasokannya tidak selalu mencukupi. Penggunaan serat nanas merupakan solusi alternatif untuk mengurangi penggunaan semen dalam campuran beton, sambil meningkatkan kekuatan tarik dan fleksibilitasnya, serta mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini menggunakan tanah diatomae sebagai pengganti sebagian semen, dengan penambahan serat nanas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan tekan, kekuatan lentur, dan absorpsi beton dengan variasi tanah diatomae sebesar 0% dan 10%, serta variasi penambahan serat sebesar 0%, 0,15%, 0,30%, dan 0,45% dari berat semen. Campuran beton ini memiliki FAS sebesar 0,3 dan superplastisizer sebesar 1,5%. Benda uji berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm digunakan untuk pengujian kekuatan tekan, sementara benda uji berukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm digunakan untuk pengujian kekuatan lentur, dengan tiga benda uji untuk setiap variasi. Perawatan dilakukan dengan merendam benda uji selama 28 hari, dengan total 72 benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat nanas dalam campuran beton dapat memengaruhi sifat mekanis dan absorpsi beton. Terdapat perbedaan mutu beton tergantung pada penambahan tanah diatomae. Kekuatan tekan tertinggi tercapai pada penambahan 0,15% serat nanas tanpa substitusi tanah diatomae, mencapai nilai 79,03 MPa. Kekuatan lentur tertinggi juga terjadi pada penambahan 0,15% serat nanas tanpa substitusi tanah diatomae, dengan nilai 10,58 MPa. Absorpsi terbesar terjadi pada penambahan 0,45% serat nanas dengan substitusi 10% tanah diatomae, yakni 2.61%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123745</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-14 19:00:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-19 15:07:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>