<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123672">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFEKTIVITAS HSE PLAN  TERHADAP PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN STRUKTUR DI PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG PERBANKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikhsan  Rusda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Secara statistik kecelakaan kerja menunjukan peningkatan yang signifkan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat bahwa jumlah kecelakaan kerja terus mengalami peningkatan sebesar 5,65% setiap tahun. Penelitian penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis potensi bahaya pada pekerjaan struktur, dan mengetahui bagaimana hubungan antara efektivitas hse plan dan pengendalian risiko terhadap tingkat kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kepada para responden pihak-pihak yang terkait. potensi bahaya didapatkan level High ada 3 indikator yaitu pada peringkat pertama pekerja tersandung material pembongkaran, peringkat kedua indikator kepala terbentur benda keras/tajam, dan peringkat ketiga indikator potensi bahaya tergetok palu pada saat penyusunan bekisting. Keeratan hubungan antara keduanya termasuk dalam kategori sangat kuat (sempurna), dengan nilai pearson correlation sebesar 0,884. Dan memiliki hubungan yang positif . Sedangkan hasil koefisien determinasi diperoleh bahwa efektivitas hse plan mempengaruhi pengendalian kecelakaan kerja sebesar 77,5%, sedangkan 22,5%, hasil uji hipotesis secara simultan fhitung &gt; ftabel dengan nilai sig &lt; 0,05 dan thitung &gt; ttabel dengan nilai sig &lt; 0,05. Hal ini menyatakan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti terdapat pengaruh efektivitas hse plan terhadap pengendalian kecelakaan kerja secara simultan dan partial. Dapat disimpulkan bahwa efektivitas hse plan memiliki hubungan dan pengaruh terhadap pengendalian kecelakaan kerja. dan diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan variasi variabel tambahan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123672</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 16:16:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 16:37:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>