<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123630">
 <titleInfo>
  <title>PENGUKURAN KADAR KORTISOL GAJAH SUMATERA DI CRU ALUE KUYUN DAN SAMPOINIET ACEH SERTA HUBUNGANNYA DENGAN SUHU KELEMBAPAN DAN CURAH HUJAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ABDUL HALIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Concervation Response Unit (CRU) Alue Kuyun dan CRU Sampoiniet memiliki &#13;
karakteristik cuaca (suhu, kelembapan, dan curah hujan) yang berbeda. Keadaan ini dapat &#13;
memengaruhi kadar kortisol pada gajah sumatera di kedua CRU ini. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui kadar kortisol, suhu, kelembapan, dan curah hujan dan  hubungan antar variabel pada &#13;
gajah sumatera di CRU Alue Kuyun dan CRU Sampoiniet. Penelitian ini dilakukan terhadap 4 &#13;
individu gajah sumatera (dua betina dewasa di CRU Alue Kuyun dan 2 betina dewasa di CRU &#13;
Sampoinet). Pengukuran kortisol pada penelitian ini menggunakan kit ELISA kortisol komersial &#13;
EIA-1887 (DRG Instruments GmbH, Jerman) dengan total 18 sampel (delapan sampel dari CRU &#13;
Alue Kuyun dan 10 sampel dari CRU sampoiniet) dan  kadar kortisol diukur menggunakan metode &#13;
enzyme linked-immunosorbent assay (ELISA). Data parameter cuaca diambil dari pusat data BMKG &#13;
dan dari satelit. Data perbandingan kadar kortisol dianalisis dengan Mann-Whitney U test dan &#13;
hubungan antara kadar kortisol dengan parameter cuaca dianalisis dengan uji korelasi Spearman. &#13;
Hasil penelitian  menunjukkan kadar kortisol di CRU Alue Kuyun dan Sampoiniet tidak berbeda &#13;
secara signifikan (P&gt;0,05). Berdasarkan BMKG dan satelit menunjukkan suhu di CRU Alue Kuyun &#13;
lebih rendah dibandingkan CRU Sampoiniet, sedangkan kelembapan dan curah hujan di CRU Alue &#13;
Kuyun lebih tinggi dibandingkan CRU Sampoiniet. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat &#13;
hubungan yang signifikan antara kadar kortisol dengan suhu, kelembapan dan curah hujan di kedua &#13;
CRU tersebut.  Kesimpulan, kadar kortisol pada gajah sumatera di CRU Alue Kuyun dan CRU &#13;
Sampoiniet tidak berkorelasi dengan parameter cuaca (suhu, kelembaban, dan curah hujan).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123630</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 11:41:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 11:46:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>