<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123607">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR RISIKO DETERMINAN GAGAL NAPAS PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RSUD DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuhaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Pendidikan Dokter Spesialis</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang. Gagal napas merupakan fase lanjut dari gangguan pernapasan yang menyebabkan kegagalan paru untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Infeksi pernafasan, khususnya pneumonia merupakan penyebab paling umum gagal napas yang membutuhkan ventilasi mekanis pada anak. &#13;
Tujuan. Untuk mengetahui faktor risiko determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia.&#13;
Metode. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada anak usia 1 bulan sampai &lt; 18 tahun yang dirawat di ruang rawat anak dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Dr. Zainoel Abidin sejak 1 Januari 2022 sampai 31 Desember 2022 dengan menggunakan rekam medis yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis bivariat dengan uji chi square dan selanjutnya dilakukan analisis multivariat dengan regresi logistik.&#13;
Hasil. Total sampel dalam penelitian ini 182 pasien dengan pneumonia, 33 (18,1%) pasien mengalami gagal napas. Faktor risiko determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia adalah sepsis (p=0,000) dengan OR 57,62 (IK95%:13,55-245,05), hipoksemia (p=0,002) dengan OR 7,19 (IK95%: 2,04-25,27), anemia (p=0,036) dengan OR 4,17 (IK95%: 1,097-15,87) dan penyakit jantung bawaan (p=0,047) dengan OR 3,86 (IK 95%: 1,02-14,599).&#13;
Kesimpulan. Faktor risiko determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia adalah sepsis diikuti oleh faktor yang lain yaitu hipoksemia, anemia dan penyakit jantung bawaan.&#13;
&#13;
Kata kunci: gagal napas, pneumonia, faktor risiko determinan, anak&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123607</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-12 19:47:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-13 09:41:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>