<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123556">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENAGA KESEHATAN TERHADAP PELAPORAN MONITORING EFEK SAMPING OBAT (MESO) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maghfiratillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Efek samping obat (ESO) merupakan efek yang tidak dikehendaki yang dapat membahayakan atau merugikan pasien akibat dari penggunaan obat tersebut. Angka pelaporan terhadap MESO sendiri masih sangat rendah sehingga penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan, mendeteksi faktor-faktor yang mempengaruhi sikap tenaga kesehatan terhadap pelaporan MESO serta mengukur tingkat pelaporan MESO di RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini dilakukan di poliklinik penyakit dalam, ruang Aqsa dua dan tiga penyakit dalam di RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian ini yaitu sebanyak 75 responden yang ditentukan dengan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuesioner dengan hasil yang diperoleh ditabulasikan pada Microsoft Excel dan dianalisis menggunakan aplikasi PSPP dengan menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan kurang (59%), sikap yang cukup (64%) dan sebanyak (13%) responden memberikan saran untuk dilakukan sosialisasi MESO secara berkala terhadap pelaporan. Analisis bivariat hubungan antara pengetahuan tenaga kesehatan terhadap pelaporan MESO menunjukkan nilai p-value = 0,034 dan hubungan sikap tenaga kesehatan terhadap pelaporan MESO menunjukkan nilai p-value = 0,045 Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif rendah antara pengetahuan tenaga kesehatan terhadap pelaporan MESO dan terdapat hubungan positif rendah antara sikap tenaga kesehatan terhadap pelaporan MESO. Oleh karena itu, strategi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap pelaporan MESO harus diterapkan, terutama untuk tenaga kesehatan yang tidak terlatih dan kurang berpengalaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123556</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-11 15:41:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-12 10:22:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>