<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123512">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA BANDA ACEH NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS DAN FUNGSI DINAS SYARIAT ISLAM DALAM MEWUJUDKAN GAMPONG SYARIAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAJAL FERRIAL AQDARIMAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan Peraturan Walikota Banda Aceh Nomor 60 Tahun 2016 tentang Tugas dan Fungsi Dinas Syariat Islam tersebut, bahwa Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh memiliki tugas dan fungsi membantu Walikota di bidang kehidupan beragama dalam bentuk syariat Islam yang menjadi kewenangan kota dan juga memiliki fungsi melakukan penelitian dan pengembangan dibidang pelaksanaan Syariat Islam. Perwal Nomor 60 Tahun 2016 salah satu contoh hasil dari pengembangan dibidang syariat Islam, Dinas Syariat Islam menciptakan gampong syariah di Kota Banda Aceh yaitu Gampong Beurawe, namun walaupun beurawe memiliki label syariah masih saja terjadi pelanggaran syariah di daerah tersebut tetapi bukan berarti memberikan label syariah itu salah hanya saja perlunya evaluasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hambatan pada Perwal No. 60 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh dalam mewujudkan gampong syariah. Penelitian ini menggunakan teori implementasi menurut Edward III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknis analisis data seperti reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa tugas dan fungsi Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh dalam mewujudkan gampong syariah ialah melakukan program dakwah keliling gampong agar masyarakat dapat teredukasi tentang syariat Islam dan menjelaskan fungsi dan tujuan gampong syariah, serta pelatihan gampong syariah kepada tokoh masyarakat agar tokoh masyarakat memahami lebih dalam terkait fungsi dan tujuan gampong Syariah, karena tokoh masyarakat memiliki wewenang dalam menjaga nilai-nilai syariat Islam di Gampong. Hal itu dilakukan agar tokoh masyarakat sebagai stakeholder mampu melibatkan masyarakat mewujudkan gampong syariah. Dan yang menjadi hambatan ialah partisipasi masyarakat yang cenderung apatis terhadap pelanggaran syariat serta pengawasan yang kurang ketat oleh pemerintah. Seharusnya pemerintah melakukan pengawasan terhadap gampong-gampong Syariah di Kota Banda Aceh.&#13;
Kata Kunci : Implementasi, Syariat Islam, Gampong Syariah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123512</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 16:54:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-11 10:31:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>