<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123511">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH PEMERINTAH GAMPONG MELALUI PENGEMBANGAN GAMPONG WISATA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL  (STUDI DI GAMPONG WISATA NUSA KABUPATEN ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAIKHAL YUSIDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan industri pariwisata merupakan langkah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia dan dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan devisa negara. Pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah untuk mempromosikan pariwisata dengan mengkaji potensi yang melekat hingga tiga budaya daerah.Gampong Wisata Gampong Nusa terbentuk dari swadaya masyarakat sendiri yang berinisiatif untuk menjadikan Gampong Nusa sebagai Gampong Wisata sebab memiliki potensi untuk wisata. Mulai digagas pada tahun 2015 oleh Lembaga Pariwisata Nusa (LPN) yang awal berdirinya tidak serta merta diterima oleh masyarakat sekitar bahkan pro dan kontra muncul ditengah-tengah masyarakat, karena merasa khawatir jika terbentuknya Gampong wisata berpotensi mendatangkan pelanggaran Syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk Pemberdayaan Masyarakat Oleh Pemerintah Gampong Melalui Pengembangan Gampong Wisata serta Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Sosial dan apa saja hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan teori prinsip pemberdayaan masyarakat menurut Sri Najiati dkk, dengan empat indikator yang terdiri dari kesetaraan, partisipasi, berkelanjutan, keswadayaan atau kemandirian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknis analisis data seperti reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini memiliki empat indikator pemberdayaan, pertama kesetaraan pemerintah Gampong Nusa dalam memberikan pelatihan sudah optimal, dikarenakan pemerintah melakukannya secara adil dan setara antara lelaki dan perempuan. Kedua partisipasi masyarakat sudah sangat baik selama mengikuti pelatihan serta pemerintah bersama Lembaga Pariwisata Nusa sudah menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap. Namun partisipasi yang menjadi masalah ialah masih ada masyarakat yang pro dan kontra terhadap Gampong Wisata. Ketiga Berkelanjutan, artinya pemerintah Gampong Nusa melakukan pelatihan pemberdayaan secara berkala dan berkelanjutan. Keempat Keswadayaan dan kemandirian dalam hal ini masih menjadi hambatan disebabkan masyarakat belum mampu melakukan pemberdayaan secara mandiri, dan pemerintah Gampong membutuhkan anggran yang cukup untuk memaksimalkan potensi Gampong Nusa sebagai Gampong wisata di Aceh Besar.&#13;
Kata Kunci : Gampong Wisata, Pemberdayaan Masyarakat, Gampong Nusa, Lembaga Pariwisata Nusa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123511</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 16:25:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-11 10:23:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>