<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123500">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DALAM PENGGUNAAN TOWER CRANE PADA PEKERJAAN PEMINDAHAN MATERIAL DAN PENGECORAN (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG LANDMARK BSI ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hadziq Sulthoni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri konstruksi memiliki tingkat risiko yang tinggi terkait keselamatan pekerja, khususnya dalam penggunaan alat berat seperti tower crane. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif risiko keselamatan yang terkait dengan penggunaan alat tower crane pada proyek konstruksi dalam konteks pemindahan material dan pengecoran. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner dan observasi untuk dapat mengevaluasi pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh di Kota Banda Aceh dalam rangka menganalisis risiko-risiko tersebut. Data yang diperoleh dari proyek ini digunakan untuk menganalisis risiko keselamatan kerja yang terkait dengan penggunaan alat tower crane pada pekerjaan pemindahan material dan pengecoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya keselamatan mencakup aspek manusia/pekerja, material, peralatan, lingkungan, dan publik. Identifikasi risiko melibatkan kurangnya pelatihan operator, ketidakjelasan komunikasi, kemungkinan kegagalan material, dan potensi kerusakan lingkungan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan bahwa semua kategori memiliki tingkat risiko yang kecil, yaitu manusia/pekerja dengan indeks risiko 4 , material dengan indeks risiko 4, peralatan dengan indeks risiko 3, dan publik dengan indeks risiko 3. Praktik keselamatan yang diterapkan proyek dalam penggunaan tower crane mencakup beberapa aspek strategis. Pelatihan dan sertifikasi operator tower crane dianggap sebagai langkah utama, memastikan bahwa operator telah mendapatkan pelatihan yang memadai sebelum bertanggung jawab mengoperasikan alat tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123500</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 15:08:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 15:49:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>