Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) BERDASARKAN TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN LETAK BIJI
Pengarang
Cut Safitri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105101030008
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Cut Safitri Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Berdasarkan Tingkat Kemasakan Buah dan Letak Biji. (di bawah bimbingan Kamarlis Karim sebagai pembimbing utama dan Yuswar Yunus sebagai pembimbing anggota).
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, mulai dari tanggal I9 Agustus 2006 sampai 19 November 2006. Benih kakao yang diteliti diperoleh dari kebun petani di Desa Teladan Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui warna buah yang tepat agar diperoleh pertumbuhan bibit kakao yang baik, serta untuk mengetahui interaksi antara warna buah dan letak biji terhadap pertumbuhan bibit kakao.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) 3 ulangan. Terdapat dua faktor yang diteliti yaitu perbedaan warna buah dan letak biji. Faktor warna terdiri atas 2 taraf yaitu warna kulit buah kuning dan warna kulit buah jingga. Faktor letak biji terdiri atas 3 taraf yaitu bagian pangkal, tengah dan ujung buah.
Berdasarkan banyaknya taraf pada kedua faktor tersebut diperoleh 2x3 dengan 6 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 18 saluan percobaan. Setiap satuan percobaan menggunakan 3 benih sehingga dibutuhkan 54 benih. Peubah pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi bibit dan diameter pangkal batang masing - masing 45, 60, 75 dan 90 HST, luas daun, panjang akar, bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering masing-masing umur 90 HST.
Hasil Penelitian menunjukkan perbedaan warna buah berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit dan diameter pangkal batang pada umur 45, 60. 75 dan 90 hari setelah tanam, luas daun, panjang akar, bobot berangkasan basah dan berpengaruh nyata terhadap bobot bcrangkasan kering umur 90 HST. Letak biji berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit dan diameter pangkal batang pada umur 45, 60, 75 dan 90 hari, luas daun, panjang akar, bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering.
Pertumbuhan bibit kakao terbaik dijumpai pada biji yang terletak dibagian tengah dan buah warna kuning. Terdapat interaksi yang nyata antara perbedaan warna buah dan letak biji terhadap peubah tinggi bibit umur 60, 75, 90 HST. dan diameter pangkal batang umur 45 dan 90 HST.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SUPER ACI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (T. Mahyu Danil, 2024)
PENGARUH EKSTRAK BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS PADA BERBAGAI KONSENTRASI (Nurul Hafidhah, 2015)
UJI ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (SYIFA NABILA, 2025)
PENGARUH TINGKAT KEKERASAN BUAH DAN LETAK BENIH DALAM BUAH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Nanda Fadila, 2024)
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI AGGREGATIBACTER ACTINOMYCETEMCOMITANS (Ime Syahdibrina, 2015)