<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123455">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN GUMMY CANDIES SARI JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE ROSCOC) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GELATIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathia Fikrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jahe merah merupakan tanaman rempah yang telah banyak dilakukan pengembangan penelitian menjadi suatu produk nutrasetikal, salah satu produk yang dapat dikembangkan adalah gummy candies. Gummy candies merupakan sediaan yang berbentuk lunak seperti jelly yang dibuat dari campuran bahan berupa sari buah dan bahan pembentuk gel serta bahan pemanis. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formulasi gummy candies  dari sari jahe merah dan gelatin yang memiliki karakteristik fisikokimia an organoleptik terbaik serta memenuhi standar syarat mutu. Gummy candies diformulasikan dengan lima variasi konsentrasi sari jahe merah yang dikombinasikan dengan variasi konsentrasi gelatin, perlakuan pada tiap formulasi adalah F1 = 41,50% sari jahe; 7,5% gelatin, F2 = 40,50% sari jahe; 8,5% gelatin, F3 = 39,50% sari jahe; 9,5% gelatin, F4 = 38,50% sari jahe; 10,5% gelatin, F5 = 37,50% sari jahe; 11,5% gelatin. Pengujian terhadap kelima formulasi  memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, kadar abu, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, pH, stabilitas, kadar gula pereduksi, kadar sukrosa, analisa proksimat, organoleptik dan pengujian kesukaan. Formulasi  terbaik berdasarkan hasil evaluasi adalah F4. Uji organoleptik dari F4 yang didapatkan yaitu berwarna coklat, memiliki rasa sedikit pedas dan manis, serta beraroma khas jahe dan berbentuk padat dan kenyal. Hasil uji kadar air 16,3 %, kadar abu 0,89%, keseragaman bobot dengan rata-rata 1,113 gram, keseragaman ukuran dengan  nilai rata rata ketebalan 0,296 cm dan panjang 12,972 cm, pH 4,9, kadar gula pereduksi 22,42%, kadar sukrosa 10,75%. Uji kesukaan menunjukkan bahwa F4 dipilih oleh  panelis sebagai formulasi terbaik. Hasil uji stabilitas menunjukkan F4 stabil pada suhu dingin (5°C) selama 1 bulan dan stabil pada suhu kamar (26°C). Namun, F4 tidak memenuhi persyaratan uji kadar sukrosa. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sari jahe merah dapat diformulasikan menjadi sediaan gummy candies dan F4 didapatkan sebagai hasil formulasi terbaik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 09:26:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 09:35:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>