<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123447">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP SERUM DARI MINYAK PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALEYDIA SARWADA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak pala merupakan sumber daya alam yang dapat bermanfaat sebagai antioksidan. Berdasarkan penelitian uji antioksidan minyak pala yang pernah dilakukan minyak pala memiliki kandungan antioksidan sangat kuat dengan ICso yaitu 6,55 ppm. Berdasarkan kandungan antioksidan tersebut, minyak pala diformulasikan menjadi sediaan perawatan bibir yang umumnya mengalami masalah bibir kering dan pecah-pecah akibat kurangnya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak pala menjadi sediaan lip serum yang memenuhi standar mutu fisik sediaan yang baik dan menguji tingkat antioksidan sediaan lip serum tersebut. Formulasi dibuat menjadi tiga formula yaitu FO (tanpa minyak pala), F1 (dengan minyak pala 5%) dan F2 (dengan minyak pala 10%). Hasil evaluasi organoleptik sediaan lip serum menunjukkan semua sediaan yang agak kental, sediaan FO memiliki warna bening, F1 dan F2 berwarna putih susu dengan aroma zat pewangi stroberi lebih kuat pada sediaan F1 dan minyak pala lebih kuat tercium pada sediaan F2. Hasil evaluasi sediaan meliputi homogenitas, pH dan viskositas ketiga sediaan memenuhi syarat mutu fisik sediaan serum yang baik dan tidak menimbulkan reaksi iritasi. Hasil pengujian stabilitas yaitu homogenitas, pH dan viskositas menunjukkan hasil yang stabil selama 6 siklus (12 hari). Hasil pengujian antioksidan menunjukkan sediaan FO (tanpa minyak pala) memiliki antioksidan lemah yaitu IC50 sebesar 439,68 , F1 memiliki nilai IC50 39,50 dan F2 memiliki nilai ICso 14,42. Formula F1 dan F2 tergolong sediaan dengan antioksidan yang sangat kuat karena nilai ICso yang diperoleh &lt; 50 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula sediaan lip serum minyak pala memenuhi standar mutu fisik sediaan yang baik dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123447</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-07 22:39:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-10 09:14:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>