ANALISIS DETERMINAN STANTING PADA BALITA DI ACEH TAHUN 2022 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DETERMINAN STANTING PADA BALITA DI ACEH TAHUN 2022


Pengarang

Radali - Personal Name;

Dosen Pembimbing

H. Said Usman - 197010151992031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2207201010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister kesehatan Masyarakat., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


TESIS, Mei 2024
R a d a l i



Analisis Determinan Stanting Pada Balita Di Aceh Tahun 2022
100 Halaman + 10 Tabel + 5 Gambar + 10 Lampiran


ABSTRAK

Latar Belakang : Stunting adalah kegagalan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat asupan gizi kurang, penyakit infeksi dalam kurung waktu lama yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan tidak sesuai dengan usianya. Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Aceh karena prevalensinya masih tinggi dan menduduki peringkat 5 secara nasional. Tujuan: untuk mengetahui determinan stunting pada balita di Aceh. Tahun 2022 Metode penelitian: Rancangan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 16865 balita yang diambil dari data SSGI tahun 2022. Analisis data menggunakan chii square dan regresi logistic berganda. Hasil : Prevalensi kejadian stunting pada anak balita sebesar 31,7% di Provinsi Aceh tahun 2022. Hasil bivariate yaitu IMD (p=0,000), kelengkapan imunisasi (p=0,170), ISPA (p=0,269), diare (p=0,45), kepemilikan JKN (p=0,011), kepemilikan buku KIA (p=0,213), sarana air minum (p=0,096), kepemilikan jamban (p=0,230), pendidikan ibu, (p=0,303), jenis kelamin balita (p=0,212),berat badan lahir (p=0,033) besar anggota keluarga (p=0,135), klasifikasi wilayah (p=0,114), hasil multivariat Inisiasi menyusui dini merupakan faktor dominan terjadinya stunting yaitu p = 0,000 OR = 129109.6 (CI 95%). Kesimpulan: Inisiasi menyusui dini, merupakan determinan yang paling dominan penyebab kejadian stunting di Aceh tahun 2022. Saran : Penanganan stunting di Aceh diperlukan keterlibatatan multi sektor sehingga intervensi gizi spesifik maupun sensitif dapat dilakukan secara tepat. terutama tindakan pencegahan sejak dini dengan cara ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin selama kehamilan serta mengkonsumsi makanan beragam.

Kata kunci: Balita, Inisiasi Menyusui Dini, Berat badan lahir, stunting
Daftar Pustaka : 5 Buku + 35 Jurnal Penelitian (2014-2023)

MASTER OF PUBLIC HEALTH STUDY PROGRAMME SYIAH KUALA UNIVERSITY FACULTY OF MEDICINE TESIS, May 2024 R a d a l i Analysis of Determinants of Stunting in Toddlers in Aceh in 2022 120 Pages + 10 Tables + 5 Figures + 30 Attachments ABSTRACT Background: Stunting is a failure of growth and development experienced by children due to insufficient nutritional intake, infectious diseases over a long period of time characterised by length or height not in accordance with their age. Stunting is still a major health problem in Aceh because the prevalence is still high and is ranked 5th nationally. Objective: to determine the determinants of stunting in children under five in Aceh. Year 2022 Research method: Quantitative design with cross sectional design. The sample in this study was 16865 toddlers taken from SSGI data in 2022. Data analysis using chii square and multiple logistic regression. Results: The prevalence of stunting in children aged 0 - 59 months was 31.7% in Aceh Province in 2022. The bivariate results were IMD (p=0.000), immunisation completeness (p=0.170), ARI (p=0.269), diarrhoea (p=0.45), JKN ownership (p=0.011), MCH book ownership (p=0.213), drinking water facilities (p=0.096), latrine ownership (p=0.230), mother's education, (p=0.303), gender of toddlers (p=0.212), birth weight (p=0.033), family size (p=0.135), regional classification (p=0.114), Multivariate results Early breastfeeding initiation is the dominant factor for stunting, p = 0.000 OR = 129109.6 (95% CI). Conclusion: Early breastfeeding initiation is the most dominant determinant of stunting in Aceh in 2022. Suggestion: Handling stunting in Aceh requires multi-sector involvement so that specific and sensitive nutritional interventions can be carried out appropriately. especially early preventive measures by means of pregnant women conducting routine checks during pregnancy and consuming diverse foods. Keywords: Toddlers, early breastfeeding initiation, birth weight, stunting. Bibliography: 5 Books + 80 Research Journals (2014-2023)

Citation



    SERVICES DESK