<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123372">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI DOSIS RADIASI PADA PEMERIKSAAN CT- SCAN TORAKS BERDASARKAN FAKTOR EKSPOSI DAN  KUALITAS CITRA MENGGUNAKAN PARAMETER PENILAIAN SIGNAL TO NOISE RATIO (SNR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayunda Fajarni Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Computer Tomography Scanning (CT Scan) merupakan pesawat sinar-x yang menggunakan metode pencitraan tomografi yang diproses secara digital. Pemeriksaan medis melalui CT Scan dapat dilakukan dengan mengatur faktor eksposi pada alat CT-Scan untuk menganalisis dosis radiasi yang diterima pasien dan kualitas citra dengan menggunakan Signal to Noise Ratio (SNR). Didalam rongga toraks terdapat organ-organ yang memiliki sensitifitas yang berbeda-beda terhadap radiasi. Sehingga Perlu dilakukan perhitungan terhadap dosis radiasi yang akan diterima oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor eksposi terhadap dosis radiasi dan kualitas citra. Data yang diteliti sebanyak 15 data pasien yang melakukan pemeriksaan CT-Scan toraks dengan 6 data kualitas citra pada CT slice yang berbeda. Dosis radiasi diperoleh dari CTDIvol dan Dose Length Product (DLP) dengan faktor bobot jaringan toraks dan juga perkalian DLP dengan koefisien empiris k. CTDIvol dan DLP merupakan dosis keluaran dari CT-Scan. Dosis radiasi juga diperoleh dari perhitungan Dosis Ekivalen dan Dosis Efektif. Kualitas citra diperoleh dari penentuan Region of Interest (ROI) pada software image-J dan dilakukan perhitungan menggunakan parameter Signal to Noise Ratio (SNR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis radiasi dipengaruhi oleh faktor eksposi terutama pada penggunaan arus dan waktu (mAs) dimana semakin tinggi arus maka dosis radiasi juga semakin tinggi dan kualitas citra dipengaruhi oleh faktor eksposi terutama pada penggunaan Tegangan (kVp) dimana jika tegangan yang diberikan tinggi maka SNR akan meningkat dan kualitas citra akan baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123372</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-06 11:49:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-06 12:12:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>