<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12336">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL DEGRADASI BRIKET KOKAS BERBASIS PEREKAT MATERIAL TERBARUKAN ( RENEWABLE MATERIAL )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAMSUL BAHRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas briket kokas yang baik sebagai bahan bakar dalam dunia industri khususnya industri pengecoran sangatlah penting karena penggunaan briket kokas dengan kualitas tinggi sangat berpengaruh terhadap operasional pada industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme dan karakteristik briket kokas dengan menggunakan media perekat material terbarukan(renewable material). Penelitian diawali dengan membentuk bongkahan – bongkahan briket kokas menjadi silinder dengan diameter 4 cm dan panjang 8 cm, eksperimen pembuatan briket kokas dari batubara dilakukan dengan menggunakan dapur simulasi skala laboratorium berbahan bakar minyak tanah dengan temperatur pembakaran sekitar 650 oC sampai 720 oC dan temperatur ruang karbonisasi adalah sekitar 130 oC. Kokas hasil karbonisasi akan dihancurkan dan dicampur dengan material perekat damar dan tepung tapioka, selanjutnya dilakukan pengepresan untuk menghasilkan briket kokas. Pengujian briket kokas dilakukan dengan dua proses pengujian yaitu pengujian kekuatan briket kokas sebelum reaksi dengan alat I- type Tumbler test. Untuk pengujian CRI(Coke reacvility index) dan CSR(coke strength after reaction) dilakukan pada dapur pemanas listrik dengan menggunakan gas nitrogen dan CO2 pada temperature 200 oC sebagai media untuk proses gasifikasi. Hasil penelitian kekuatan briket kokas sebelum reaksi  menunjukkan bahwa briket kokas perekat damar lebih baik dibandingkan dengan briket kokas perekat tepung tapioka, pada pengujian CRI di peroleh penurunan massa briket kokas perekat tepung tapioka lebih cepat dibandingkan dengan briket kokas perekat damar. Nilai kekuatan pengujian CSR, partikel kecil lebih banyak terjadi pada briket kokas perekat damar.&#13;
 &#13;
Kata kunci : Batubara, Karbonisasi, Kokas, Briket Kokas, Index Abrasi, Index Pecah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BRIQUETTES - FUELS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12336</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-02-10 10:17:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-08-30 14:30:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>