<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123353">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EARNING PER SHARE, BONUS PLAN, DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP TINDAKAN PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yasrah Soni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perataan  Laba  (Income  Smoothing)  adalah  cara  yang  digunakan  manajemen  untuk mengurangi  fluktuasi  laba  yang  dilaporkan  agar  sesuni  dengan  target  yang diinginkan  baik secara artifical (melalui metode akuntansi) maupun secara rill (melalui transaksi). Tindakan perataan   laba  dianggap  sebagai  tindakan  umum  yang  dilakukan  oleh  manajemen  untuk mencapai  maksud  tertentu.  Baik  itu  untuk  kepentingan  investor,  kreditur  dan  kepentingan manajemen sendiri.&#13;
          Penelitian ini dibuat untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan  laba  yajrtu  earning  per  share.   bonus  plan.  dan  debt   to   equity  ratio.  Pemisahan  antara perusahaan  yang melakukan  perataan  laba dan yang tidak  melakukan perataan  laba dengan menggunakan   Index   Eckel   terhadap   laba   setelah   pajak   dan   pendapatan   bunga  untuk perusahaan perbankan yang terdaftar di  Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian berjumlah&#13;
19   perusahaan   dengan   data   pengamatan   sebanyak   76   laporan   keuangan.   Pengamatan  dilakukan selama  empat tahun, yaitu 2004 sampai dengan 2007&#13;
          Faktor-falctor  yang  mempengaruhi  praktik  perataan  laba  terangkum  dalam  bentuk hipotesis alternatif. Data terlebih dahulu dilakukan pengrjian nomalitas dengan Kolmogorov- Smimov   (KS).   Kemudian  dilckukan   pengrjian  hipotesis   dengan   menggunakan  Regresi Logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berpenganih terhadap perataan laba. &#13;
          Hasil analisis regresi logistik secara simultan membuktikan bahwa earning per share, bonus plan, dan debt to equity ratio berpengaruh secara signifikan terhadap tindakan perataan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.  Hasil pengujian secara parsial variable independen yang berpenganih secara signifikan pada praktik perataan laba  hanya bonus plan, sedangkan  earning per share  dan debt  to  equityty  ratio tidak  berpengaruh  secara  signifikan terhadap praktik perataan laba pada peruschaan perbankan yang terdaftar di BEI.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Perataan Laba. Earning per Share, Bonus Plan. dan Debt to Equity Ratio.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123353</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-05 16:12:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-05 16:12:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>