<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123331">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG IKAN PEPEREK (SPLENDID PONYFISH) TERHADAP PERSENTASE KARKAS BROILER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Musaddiq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu penelitian mengenai Pengaruh Pemberian Tepung lkan Peperek (Splendid ponifish) Terhadap Persentase Karkas Broiler telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Jurusan Peternakan,  Fakultas Pertanian,  Universitas Syiah Kuala.  120 ekor day old chicks (DOC) unsexed,  broiler strain Cobb yang diambil secara acak dari 200 ekor dibagi secara acak kedalam dua kelompok percobaan, masing-masing 60 ekor. Tiap-tiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan,  masing-masing  ulangan lima  ekor yang ditempatkan secara acak kedalam tiap-tiap unit kandang berukuran 100 x 100 x 70 cm dan  dipelihara selama 5 minggu. Digunakan dua macam ransum yaitu ransum yang mengandung tepung ikan  peperek  dan  ransum yang mengandung tepung ikan komersil.   Masing-masing ransum tersebut disusun dengan 4 level  ,   yaitu 1%,   4%,  7%,  dan 10%.  Ransum dan air minum diberikan secara ad  libitum. Pada  akhir  minggu kelima  untuk  pengambilan  masing-masing  data  berat hidup dan berat karkas dari tiap-tiap unit percobaan dipotong dua ekor ayam yang  diambil   secara  acak.  Digunakan  Rancangan Acak  Lengkap  (RAL). Berat hid up,  dan berat karkas tertinggi terdapat pada level   10%  tepung ikan peperek (10%, 7%, 4% dan 1%). Tetapi persentase  karkas tertinggi terdapat pada  ayam  broiler  yang   mengkonsumsi  ransum  yang  mengandung  7% tepung ikan peperek (7%, 10%, 4% dan 1%). Anak-anak ayam yang  mengkonsumsi   ransum  yang   mengandung   10%   tepung   ikan   komersil memiliki  berat hidup,  berat karkas tertinggi   dari pada kelompok-kelompok anak ayam yang lain  yang mengkonsumsi tepung ikan komersil  (10%,  7%, 4% dan 1%).   Berat hidup, berat karkas, dan persentase karkas anak-anak ayam yang diberi ransum yang mengandung tepung ikan  peperek lebih tinggi secara  signifikan (Ps0,01) dari  pada kelompok-kelompok anak-anak ayam yang diberi ransum yang  mengadung tepung ikan komersil. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123331</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-05 11:24:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-05 11:24:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>