KEMAMPUAN KOTORAN CACLNG (CASCLNG) DALAM MENGENDALIKAN PENYANKIT LAYU FUSARIUM (FUSARIUM OXYSPORIUM) PADA PERSEMAIAN TOMAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN KOTORAN CACLNG (CASCLNG) DALAM MENGENDALIKAN PENYANKIT LAYU FUSARIUM (FUSARIUM OXYSPORIUM) PADA PERSEMAIAN TOMAT


Pengarang

Fauziansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305103010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fauziansyah, 0305103010013. Kemampuan Kotoran Cacing (Kascing) dalam Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporium) pada Persemaian Tomat. Di bawah bimbingan Tjut Chamzurni sebagai ketua dan Rina Sriwati sebagal anggota.
Tujuan penelitian ini adalch untuk menentukan perbandingan aplikasi kascing yang tepat untuk menghambat perkembangan jamur A. oxysporium dalam menghambat perkembangan jamur F. oxysporium pada persemaian tomat.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. dan Desa Baet Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Penelitian ini dimulai sejak bulan Agustus 2008 sampai Januari 2009.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Dan faktorial yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit terdiri dari 5 tanaman. Peubah yang diamati adalah Masa lnkubasi, Persentase Tanaman Terserang, Tinggi Tanaman dan Jenis mikroorganisme yang terdapat dalam kascing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kascing berpengaruh dalam mengendalikan penyakit layu F. oxysporium pada persemaian tomat. Masa inkubasi tercepat dijumpai pada perlakuan Ko (kontrol) sebesar 11,7 HSS (Hari Setelah Semai) dan yang terlambat dijumpai pada perlakuan K4 (21g : 84g) sebesar 14,5 HSS, sedangkan persentase bibit terserang terendah yaitu 30 persen pada perbandingan media semai dengan kascing (21g : 84g) dan yang tertinggi 100 persen dijumpai pada perbandingan Ko (kontrol). Tinggi bibit terendah pada perbandingan Ko (kontrol) yaitu 0 cm pada 30 HSS, sedangkan yang tertinggi pada perbandingan K4 (21g : 84g) sebesar 9,3 cm pada 30 HSS. Pada pengujian jenis mikroorganisme terdapat dua jamur antagonis dalam kascing yaitu Trichoderma sp dan Rhizopus sp.
Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pada perbandingan K4 (21 g : 84g) sudah efektif untuk mengendalikan penyakit layu F. onysporium pada persemaian tomat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK