<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123284">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UMUR PEMOTONGAN TERHADAP PRODUKSI PEURARIA PHASEOLOIDES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isnaini Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu   penelitian   telah   dilakukan   untuk   mengetahui   pengaruh   umur pemotongan   dan   produksi   segar  Peuraria phaseoloides..   Penelitian   ini   telah dilakukan di kebun Percobaan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam  Banda Aceh. Penelitian  ini  berlangsung selama 77 hari yang dimulai  pada tanggal 28 November 2011  sampai dengan  13  februari 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang  terdiri dari 4 perlakuan  dan  4  ulangan,   perlakuan  terdiri  dari  umur  pemotongan  yaitu   11 minggu.  9,  7,  dan  5.   yang  di  ukur adalah  tinggi  dan  produksi  segar Parameter yang di ukur adalah tinggi dan produksi segar Peuraria phaseoloides.  Data  yang  diperoleh   dianalisis  dengan  menggunakan anova/analisis of variance  dan  dilanjutkan   dengan  uji  DMRT (Duncan  Multiple Range Test)    untuk    melihat    perbedaan    antar   perlakuan.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  umur  pemotongan  berpengaruh  sangat  nyata  (P&lt;  0,01) terhadap  tinggi  tanaman  dan   produksi  segar  Peuraria phaseoloides.  Tanaman tertinggi ditemukan pada perlakuan umur pemotongan  11  minggu  (3,37 cm/hari) dan   terendah   pada   perlakuan   umur  pemotongan   5   minggu   (2,37   cm/hari).  Maksimum produksi segar tertinggi ditemukan pada perlakuan umur pemotongan 11 minggu (10.41 g/m2/hr dan terendah pada perlakuan umur pemotongan 5 minggu (4,88 g/m2/hr).&#13;
&#13;
Kata kunci  : Umur pemotongan, produksi, Peuraria phaseoloides.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123284</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-03 16:40:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-03 16:40:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>