<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123213">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI ASPERGILLUS SP. PADA PARU-PARU BURUNG GEREJA (PASSER MONTANUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RONALDI FAJAR NUGRAHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aspergillosis merupakan penyakit umum pada saluran pernapasan burung. Infeksi Aspergillus sp. ditandai dengan adanya plak atau nodul-nodul berwarna kekuningan pada saluran pernapasan yang meliputi trakea, kantung udara, dan paru-paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Aspergillus sp. dari paru-paru burung gereja. Sampel yang digunakan adalah paru-paru dari 35 ekor burung gereja yang diambil secara acak. Isolasi dilakukan dengan metode Thompson (1969), sampel ditanamkan pada media SDA kemudian diinkubasi selama 2-7 hari. Pertumbuhan koloni Aspergillus sp. diamati dengan interval 24 jam dengan melihat warna, bentuk, tepi, dan permukaan bawah koloni. Sementara itu untuk memastikan dan mengonfirmasi spesies Aspergillus sp. maka dilakukan penanaman jamur pada media slide culture. Setelah itu, dilakukan pengamatan secara mikroskopis dengan melihat pertumbuhan konidiofor, hifa, fialid, dan konidia jamur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan 27 dari 35 sampel positif Aspergillus sp. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 77,14% sampel positif Aspergillus sp. yang terdiri dari Aspergillus niger dan Aspergillus flavus.&#13;
Kata kunci : Aspergillosis, burung gereja, paru-paru</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123213</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-30 10:14:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-30 11:08:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>