PENGARUH FUNGI MIKRORLZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) PADA TANAH VANG TERKONTAMINASI LUMPUR TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH FUNGI MIKRORLZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) PADA TANAH VANG TERKONTAMINASI LUMPUR TSUNAMI


Pengarang

Eka Sri Wulandari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0251120013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

EKA SRI WULANDARI. Pengaruh Fungi Mikroriza Arbuskula (FMA) dan Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L) Merril ) pada Tanah yang Terkontaminasi Lumpur Tsunami (di hawah bimbingan Yusnizar
sebagai ketua dan Burlis Ham sehagai anggota).
Tsunami yang terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2004 mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian karena tsunami telah membawa endapan lumpur yang mengakibatkan perubahan terhadap kesuburan tanah baik dari segi fisika, kimia maupun biologi tanah. 0leh karena itu perlu upaya untuk merahabilitasikan lahan pertanian yang terkena tsunami diantaranya adalah dengan memanfaatkan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). FMA merupakan salah satu alternatif teknologi untuk membantu pertumbuhan tanaman dalam meningkatkan penyerapan unsur hara dan meningkadran produksi tanaman. Cara lain yang dapat ditempuh yaitu dengan pemberian pupuk kandang. Pupuk kandang adalah salah satu jenis pupuk organik yang mempunyai peranan penting dalam perbaikan kesuburan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh FMA dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max (L) Merril) pada tanah yang terkontaminasi lumpur tsunami.
Penelitian. ini dilaksanakan di Kelurahan Banda Raya Kecamatan Lhong Raya Kabupaten Aceh Besar dari bulan Maret sampai dengan Juli 2007. Metode penelitian yang digunakan adelah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama hedala mikoriza 04) yang terdiri dari 2 taraf yaitu tanpa mikoriza (Mo) dan dengan mikoriza (M|). Faktor kedua adalah pupuk kandang (K) yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pupuk kandang (Ko),10 ton ha-1 (K1) , 20 ton ha-I (K2), dan 30 ton ha-I (K3).
Parameter yang diamati meliputi (1) tinggi tanaman kedelai pada umur 15, 30, dan 45 HST, (2) diameter pangkal batang pada umur 30 dan 45 HST, (3) jumlah polong berisi pertanaman, serta (4) berat biji kacang kedelai kering pertanaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mikoriza berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST,jumlah polong berisi pertanaman, serta berat biji kacang kedelal kering pertananan.
Perlakuan pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 HST, diameter pangkal batang umur 30 dan 45 HST, jumlah polong berisi pertanaman, serta berat biji kacang kedelai kering perlanaman.
Interaksi antara perlakuan mikoriza (M) dan pupuk kandang (K) berpengaruh sangat nyata terhadap diameter pangkal batang umur 30 dan 45 HST. Pada diameter pangkal batang umur 30 HST, nilai terthggi dijumpai pada perlakuan mikoriza (M1) dengan pupuk kandang 0 ton ha-I (Ko), sedangkan diameter pangkal batang umur 45 HST. nilal tertinggi dijiumpai pada pertanian mikoriza (Mi) dengan pupuk kandang 0 ton ha-I.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK