PENGARUH SALINITAS DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX L.) MERRIL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SALINITAS DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX L.) MERRIL)


Pengarang

Reza Fahlevi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005101033079

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

REZA FAHLEVI " Pengaruh Salinitas dan Kedalaman Tanam terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merril)", (di bawah bimbingan Efendi sebagai pembimbing utama dan Mariani Nasution sebagai pembimbing anggota).
Salinitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkecambahan benih. Benih yang ditanam pada daerah yang mempunyai salinitas tinggi sangat sulit bahkan tidak dapat berkecambah sama sekali. Hal ini disebabkan karena terhambatnya penyerapan air oleh benih dan keracunan oleh ion-ion spesifik yang menyusun Selain faktor salinitas, faktor kedalaman tanam juga sangat mempengaruhi perkecambahan benih. Kedalaman tanam akan mempengaruhi persediaan air, 02, suhu dan cahaya. Untuk mendapatkan kedalaman tanam yang optimal pada perkecambahan benih terdapat pada kedalaman tertentu untuk setiap benih.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh salinitas dan kedalaman tanam terhadap viabilitas dan vigor benih kedelai dan interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium IImu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berlangsung dari tanggal 5 Maret sampai 26 April 2007.
Rancangan percobann yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti dun faktor yaitu faktor salinitas yang terdiri dari 0,4, 0,8 dan 1,2% dan faktor kedalaman tanam terdiri dari I, 2 dan 3 cm. Adapun peubali yang diamati adalah viabilitas dan vigor benih yaitu potensi tumbuh, daya berkecambch, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor berkecambah dan berat kering kecambah nomal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor salinitas berpenganh sangat nyata terhadap peubah potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor berkecambali dan berat kering kecambah normal. Viabilitas dan vigor tertinggi dijumpai pada perlakuan konsentrasi Nacl 0,4%. Sedangkan viabilitas dan vigor terendah dijumpai pada perlakuan konsentrasi 1,2%. Kedalaman tanam berpenganin sangat nyata pada peubah daya berkecambah dan vigor berkecambah. Viabilitas dan vigor tertinggi dijumpai pada kedalaman tanam 1 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara salinitas dan kedalaman tanam pada benih kedelai terhadap viabilitas dan vigor benih yaitu potensi tumbuh, daya berkecanbah, kecapatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor berkecanbch dan berat kering kecambah nomal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK