<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123184">
 <titleInfo>
  <title>KETAHANAN PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIPE TANAMAN CABAI LOKAL (CAPSICUM ANNUUM L.) AKIBAT SERANGAN BEGOMOVIRUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tuah Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis komoditas tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman cabai rentan terhadap berbagai patogen termasuk virus yang menyerang hingga menyebabkan kerugian yang besar. Salah satu virus yang menyerang tanaman cabai adalah Begomovirus (Bean Golden Mosaic Virus) merupakan genus Geminiviridae (Geminivirus).&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketahanan beberapa genotipe tanaman cabai lokal akibat serangan Begomovirus terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Pengamatan dilakukan di Laboratorium Hortikultura Jurusan Agroteknologi, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei sampai dengan Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial yang terdiri dari 5 genotipe tanaman cabai lokal (Akar, Indrapura, Kota Gugur, Joker, dan Perintis) serta 1 varietas pembanding yaitu varietas Kencana. Penelitian ini menggunakan 3 ulangan, setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel, sehingga terdapat 54 tanaman. Analisis data menggunakan Anova dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati adalah persentase serangan virus, kategori gejala serangan; parameter kuantitatif yang terdiri dari tinggi tanaman, tinggi dikotomus, diameter batang, jumlah cabang, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, berat per buah, panjang buah, diameter buah, panjang tangkai buah dan ketebalan kulit buah; serta parameter kualitatif yang terdiri dari warna batang, warna daun, warna mahkota bunga, posisi tangkai bunga, bentuk daun, warna buah, bentuk pangkal buah, bentuk ujung buah, dan permukaan buah.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan genotype cabai yang diuji dan varietas Kencana terserang virus 100% pada umur 120 Hari Setelah Tanam (HST). Cabai genotipe Akar merupakan genotipe dengan ketahanan terbaik dalam penelitian ini, genotipe Akar hanya terserang gejala ringan Y = Yellow dan YL = Yellowing at leaf base selama penelitian. Cabai genotipe Kota Gugur memiliki pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan genotipe pada tinggi tanaman dan diameter batang pada umur 30, 45, 60, dan 75 HST, serta jumlah cabang. Cabai genotipe Akar dan Indrapura cenderung memiliki komponen hasil yang lebih baik terhadap jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang tangkai buah, dan diameter buah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123184</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-28 22:26:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-29 08:37:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>