<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123179">
 <titleInfo>
  <title>PERAN PENYIDIK DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENIMBUNAN BBM BERSUBSIDI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAUSAN AFRA NAJLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peran penyidik adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal mencari dan mengumpulkan bukti yang sesuai dengan aturan perundang-undangan (hukum) guna menemukan tersangkanya. Namun ada permasalahan yang terjadi yaitu bahwa peran penyidik dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penimbunan BBM Bersubsidi masih dianggap kurang efektif. &#13;
&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan peran penyidik dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penimbunan BBM, mengetahui hambatan dan upaya penanggulangan yang dihadapi oleh penyidik dalam proses penyidikan kasus tindak pidana penimbunan di Polres Aceh Besar. &#13;
&#13;
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis empiris. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari penelitian lapangan berupa hasil wawancara dengan responden dan informan. Dan data sekunder yang didapatkan dari penelitian kepustakaan yakni dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku teks, dan jurnal. &#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa peran penyidik dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penimbunan BBM yaitu melakukan penyidikan dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam Undang-Undang Hukum Acara Pidana untuk mencari serta mengumpulkan bukti dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi guna menentukan tersangkannya. Hambatan yang dihadapi terdapat faktor internal yang terdiri dari jumlah personil dan sarana, kepribadian atau mentalitas aparat, dana operasional lapangan, dan faktor eksternal terdiri dari masyarakat yang telat melapor atau enggan untuk melapor, jauhnya lokasi kejadian, kurangnya kesadaran hukum masyarakat. Upaya penanggulangan dilakukan dalam bentuk upaya pre-emptif, upaya preventif, dan upaya represif. &#13;
&#13;
Disarankan kepada pihak kepolisian Polres Aceh Besar untuk menekankan kasus tindak pidana penimbunan BBM agar pelaku mendapatkan efek jera, perlu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hukum dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan yang ebih optimal kepada masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123179</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-28 16:31:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-29 08:23:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>