Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI LOKASI PABRIK PENGGILINGAN PADI (STUDI KASUS DI PABRIK PENGGILINGAN PADI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR)
Pengarang
Annas - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505106010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pabrik penggilingan padi adalah salah satu usaha mengolah gabah kering menjadi padi. Dalam menjaJankan usahanya pabrik penggilingan padi tidak hanya memberikan nilai positif seperti memudahkan pekerjaan namun pabrik juga memberikan nilai negatif seperti polusi suara yang dihasilkannya. Analisis terhadap kebisingan industri telah banyak dilakukan yang menyimpulkan ratusan bahkan ribuan pekerja Industri mengalami gangguan pendengaran. Akan tetapi masih sedikit kajian tentang kebisingan di Industri skala kecil seperti pabrik penggilingan padi yang jumlahnya sangat besar di Indonesia. Sebagai langkah awal diperlukan suatu penelitian tentang tingkat kebisingan yang terjadi di Lokasi pabrik penggilingan padi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan di Lokasi pabrik serta memetakan penyebarannya dan mengetahui waktu yang aman bagi pekerja yang berada di daerah kebisingan untuk memberikan rekomendasi kepada pekerja.
Penelitian dilakukan pada dua pabrik yang ada di Kee. Kuta Baro Kab. Aceh Besar. Penelitian menggunakan metode analisis BSNI (Badan Standardisasi Nasional Indonesia) dan keputusan Mentri lingkungan hidup sebagai standart tingkat baku kebisingan yang diizinkan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan di Pabrik Meutuah Baro diperoleh data kebisingan sebagai berikut: (I) Rata-rata tingkat kebisingan di ruang produksi 1 adalah sebesar 82,9 dB. (2) Rata-rata tingkat kebisingan di ruang produksi 2 adalah sebesar 76,9 dB. (3) Rata-rata kebisingan di ruang mesin adalah 91,5 dB. (4) Rata-rata kebisingan di Jorong transportasi adalah 83,1 dB. Sedangkan di Pabrik HSLM diperoleh data sebagai berikut: (1) Rata-rata kebisingan di Wilayah I adalah 84 dB. (2) Rata-rata kebisingan di Wilayah 2 adalah 88,5 dB. Dari hasil kuisioner juga ditemukan gangguan psikis dan psikologis yang terjadi pada pekerja seperti keadaan lekas marah dan telinga berdengung.
Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada Pabrik penggilingan padi seperti sosialisasi tentang waktu aman berada di daerah bising yaitu : (I) Waktu aman berada di Ruang produksi I Meutuah baro adalah 8 jam/bari. (2) Di Ruang produksi 2 adalah 8 jam/hari. (3) Waktu aman berada di Ruang mesin 2 jam/bari. (4) Waktu aman berada di Lorong transportasi adalah 8 jam/hari. Sedangkan di Pabrik penggilingan padi HSLM adalah sebagai berikut : (1) Waktu aman berada di Wilayah produksi adalah 8 jam/hari. (2) Waktu aman berada di Wilayah mesin adaJah 2 jam/hari. Adapun upaya-upaya yang mungkin dapat dilakukan seperti memberikan alat penutup telinga kepada pekerja dan reparasi keteknikan pada pabrik seperti memberikan alat peredam pada pabrik dan sosialisasi tentang kebisingan terhadap pekerja.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI PADA PERUSAHAAN HIDUP BARU DI DESA COT YANG KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Ida Hafni, 2021)
ANALISIS FINANSIAL KILANG PADI KELILING DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (NURUL AKMAL, 2020)
TINGKAT PENDAPATAN USAHA KILANG PADI DI GAMPONG COT YANG KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR. (Salwati.AR, 2016)
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PERUSAHAAN PENGGILINGAN PADI(STUDI KASUS MEUTUAH BARU KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR) (Rizky Prabudi S, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENGGILINGAN PADI KELILING DI KEMUKIMAN PIYEUNG KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Arfan Haris, 2014)