PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH SELURUH PROVINSI DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH SELURUH PROVINSI DI INDONESIA


Pengarang

Awal Muhaddir SR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0101103010137

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitan ini bertujuan untuk mengetab.ui pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap belanja pemerintah daerah seluruh propinsi di indonesia. Propinsi yang menjadi sampel penelitian hanya 26 Provinsi. Data yang digunakan adalah data time series yang bersumber Sistem Informasi Keuangan Daerah Direktorat Jendral Anggaran dan Perimbangan Keuangan atau di situs www.sikd@djapkgo.id selama 6 tahun 2001-2006). Selanjutnya peralatan analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda (multiple linier regression).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAU dan PAO berpengaruh positif terhadap Belanja pemerintah daerah seluruh propinsi di indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh persamaan regresi Y = -698.670 + 6,782X + 1,417X,. Nilai koefisien korelasi menunjukan angka sebesar 0,754 yang berarti bahwa hubungan antara kedua variabel independen tersebut terhadap belanja tergolong kuat. Selanjutnya nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,569 bermakna scbesar 56,9 persen belanja dipengaruhi oleh dua variabel independen tersebut. Sisanya sebesar 43,1 persen lagi (1-0,431) dipengaruhi oleh faktor lain.
Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai F hitung sebesar 101,040 dengan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat diartikan bahwa kedua variabel independen (DAU dan PAD) secara serempak (simultan) berpengaruh signifikan terhadap belanja pemerintah daerah seluruh Provinsi di Indonesia, sehingga hipotesis Hal diterima, sebaliknya hipotesis Ha2 ditolak.
Hasil pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel DAU diperoleh nilai t hitung sebesar 4,293 dengan nilai sig. sebesar 0,000. Untuk variabel PAD diperoleh nilai t hitung sebesar 1,417 dengan nilai sig. sebesar 0,000. Dengan demikian dapat diartikan secara parsial variabel DAU dan PAD berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah secara serempak dan secara parsial DAU dan PAD berpengaruh signifikan terhadap belanja pemerintah daerah seluruh Provinsi di Indonesia.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK