<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123070">
 <titleInfo>
  <title>RAGAM JENIS LALAT, NYAMUK DAN PARASIT DARAH PADA PETERNAKAN ITIK DI DESA LAMBADA LHOK, KECAMATAN BAITUSSALAM, KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMI KURNIA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Itik merupakan salah satu unggas yang sering diternakkan manusia. Dalam pemeliharaannya, infestasi parasit sering menjadi permasalahan bagi peternak. Ektoparasit seperti lalat, nyamuk dan parasit darah menyebabkan turunnya produktivitas dan kematian pada itik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam jenis lalat, nyamuk dan parasit darah pada itik di Peternakan Desa Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.  Sampel lalat ditangkap pada sekitar kandang, menggunakan sweeping net pada pagi dan sore hari, sedangkan sampel nyamuk ditangkap menggunakan light trap pada malam hari. Dari 60 ekor itik pedaging, masing-masing itik diambil 1 ml darah melalui vena brachialis. Darah yang diambil, dimasukkan ke dalam tube vacutainer yang diberi EDTA perbandingan 1:1. Ketiga sampel dibawa ke Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala untuk dilakukan pemeriksaan. Sampel lalat dan nyamuk diperiksa menggunakan metode pinning, sedangkan pemeriksaan sampel darah menggunakan metode ulas darah tipis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua spesies lalat yaitu Musca domestica dan Crimsomya megacephala. Kelimpahan nisbi lalat Musca domestica antara pagi dan sore hari hampir sama yaitu, 85,86% dan 85,15%, sedangkan lalat Crymsomya megacephala 14,13% pada pagi hari dan sore hari sebanyak 14,85%. Selain itu, ditemukan nyamuk Culex sp. Pada pemeriksaan darah, ditemukan protozoa darah yaitu Plasmodium sp. dengan pravelensi 20%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ditemukannya lalat dan nyamuk sebagai vektor pada peternakan itik di Desa Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, dimana nyamuk sebagai vektor Plasmodium sp.&#13;
&#13;
Kata kunci: Itik, lalat, nyamuk, parasit darah, plasmodium &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DUCK - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PARASITIC ANIMALS</topic>
 </subject>
 <classification>636.597</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123070</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-21 11:38:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 15:50:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>