LAGU TAWAR SEDENGE DI KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

LAGU TAWAR SEDENGE DI KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

IIN NOVITASARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102030021

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: proses, faktor, makna, lagu
Penelitian ini berjudul “Lagu TawarSedenge di Kabupaten Aceh Tengah”. Skripsi ini membahas tentang bagaimana proses penetapan lagu TawarSedenge di Kabupaten Aceh Tengah, faktor-faktor yang mempengaruhi lagu Tawar Sedenge sehingga menjadi lagu wajib daerah di Kabupaten Aceh Tengah dan makna apa saja yang terkandung dalam lagu TawarSedenge. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses penetapan lagu TawarSedenge di Kabupaten Aceh Tengah, mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi lagu TawarSedenge sehingga menjadi lagu wajib daerah di Kabupaten Aceh Tengah dan mendiskripsikan makna yang terkandung dalam lagu TawarSedenge. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dan lokasi penelitian ini adalah tokoh-tokoh masyarakat yang mengetahui tentang kesenian, tetua adat, seniman Gayo dan anak/famili pencipta lagu. Lokasi penelitian terdapat di 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah yaitu Kecamatan Kebayakan, Bebesen, Lut Tawar, Pegasing, Silih Nara, Atu Lintang, dan Bintang. Pengumpulan data digunakan dengan tehnik dokumentasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan mereduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penetapan lagu TawarSedenge memiliki beberapa tahap (1) pengusulan lagu TawarSedenge kepada bupati Aceh Tengah, (2) perubahan lirik lagu TawarSedenge. Faktor yang mempengaruhi lagu TawarSedenge sebagai lagu wajib daerah adalah faktor pendidikan, agama, sumber daya alam, dan adat. Makna yang terkandung dalam lagu TawarSedenge secara umum mencerminkan tentang karakter masyarakat Gayo yang harus bekerja keras, dan pantang menyerah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK