PENGARUH VARIETAS KACANG TANAH DAN WAKTU TANAM JAGUNG MANIS MELALUI SISTEM TUMPANGSARI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASLL KEDUA TANAMAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH VARIETAS KACANG TANAH DAN WAKTU TANAM JAGUNG MANIS MELALUI SISTEM TUMPANGSARI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASLL KEDUA TANAMAN


Pengarang

Lukman Nulhakim - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305101010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lukman Nulhakin "Pengaruh Varietas Kacang Tanah dan Waktu Tanam Jagung Manis Melalui Sistem Tumpangsari Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedua Tanaman" Dihawah bimbingan Sabaruddin sebagai pembimbing utama dan Muhammad Hatta sehagai pembimbing anggota)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan waktu tanam jagung manis dan beberapa varietas kacang tanah terhadap pertumbuhan dan hasil kedua tanaman pada sistem tumpangsari.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cot Cut, Kecamatan Kota Baro, Aceh Besar, dari 12 Juni hingga 7 Oktober 2007. Bahan-bahan yang dipengunakan adahah : benih jagung manis Sweet Boy produksi Benih Surya Bumi, Bogor
sebanyak 2 kg yang diperoleh dari CV. Aria Usaha Benih kacang tanah Varietas Merah, Varietas Putih, dan Varietas Gajah masing-masing sebanyak 4 kg diperoleh dari petani organik PANSU. Medan.
Penelitian ini menggunakan rancangrn acak kelompok (RAK) polo faktorial 3 x 4 dengan 3 ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu faktor varietas kacang tanah (V) terdiri atas 3 taraf : Varietas Putih (Vi), Varietas Merah (V2), dan Varietas gajah (V3). Faktor waktu penanaman jagung manis terdiri atas 4 faraf yaitu: waktu tanam jagung manis bersamaan dengan kacang tanah (Wo), 15 hari setelah penanaman kacang tanah (Wi), 30 hari setelah penanaman kacang tanah (W2), dan 45 hari setelah penanaman kacang tanah (W3).
Pengamatan pertumbuhan dan hasil kacang tanah mencakup tinggi tanaman (cm), jumlah cabang per rumpun, berat berangkasan basah (gram), jumlah polong bernas (buah), berat l00 butir biji kering yang dijemur pada sinar matahari (gram). Pengamatan pertumbuhan dan hasil jagung manis meliputi tinggi tanaman (cm), panjang dari (cm), jumlah daun (helai), panjang tongkol (cm), jumlah tongkol (buah), berat tongkol berkelohot (gram), berat tongkol tanpa kelobot (gram), diameter tongkol tanpa kelobot (cm).
Hasil penelitian menunjukhan faktor varietas kacang tanah berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST, acabang per rumpun umur 30 dan 45 HST dan bobot berangkasan basah, serta berpengaruh nyata
terhadap berat l00 biji kering kacang tanah, berat tongkol berkelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Namun varietas kacang tanah berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 30, 45, 60 HST dan jumlah cabang per rumpun umur 15
dan 60 HST serta jumlah polong bernas serta tinggi, panjang dari dan jumlah dari tananam jagung manis umur 30 dan 45 HST, dan papjang tongkol. jumlah tongkol, diameter tongkol jagung manis tanpa kelobot. Selanjutnya dari hasil penelitian juga dapat disinpulkan bahwa kacang tanah Varietas Putih memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman kacang tanah dan jagung manis dalam sistem tumpangsari.
Waktu tanam jagung manis berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi dan panjang dari tanaman jagung manis pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), panjang tongkol, diameter tongkol tanpa kelobot, berat tongkol berkelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Disamping itu, waktu tanam jagung manis berpengaruh nyata terhadap jumlah dari pada umur 30 HST den jumlah tongkol. Namun waktu tanam jagung manis berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah dari jagung manis umur 45 HST, tinggi tanaman kacang tanah dan jumlah cabang per rumpun umur 15, 30, 45, 60 HST. bobot berangkasan basah, jumlah polong bernas, dan berat 100 butir biji kering kacang tanah. Selanjutnya waktu tanam jagung manis yang ditanam bersamaan dengan kacang tanah menghasilkan pertumbuhan jagung manis yang nyata lebih baik dibandingkan perlakuan waktu tanam lainya. Sedangkan waktu tanam jagung manis 15 hari setelah tanam kacang tanah memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan waktu tanam jagung manis lainnya.T
Terdapat interaksi yang sangat nyata antara waktu tanam jagung manis dan verietas kacang tanah terhadap peubah diameter tongkol tanpa kelobot. Diameter tongkol jagung manis tanpa kelobot terbaik terdapat pada perlakuan waktu tanam jagung manis akibat pengaruh penanaman kecang tanah Varietas Putih yang ditanam bersamaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK