<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123002">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SALINITAS DAN DAYA APUNG TERHADAP DAYA TETAS  TELUR  IKAN BANDENG  (CHANOS CHANOS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairunnisak</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salinitas dan daya apung memiliki  peran penting terhadap  daya tetas telur ikan  bandeng. Rancangan acak  lengkap digunakan  sebagai analisis statistik untuk  mempelajari  pengaruh  kedua parameter  ini  terhadap  daya tetas telur ikan bandeng dengan tiga perlakuan dan tiga kali  pengulangan untuk setiap perlakuan. Kemudian, persentase daya tetas telur yang mengapung, campuran dan  tenggelam  pada  tingkat  salinitas  yang  berbeda  ;    16,  23  dan  30  ppt dihitung   secara   manual   menggunakan   hand counter.   Hasil  pengamatan menunjukkan bahwa persentase daya tetas telur yang mengapung pada ketiga salinitas  tersebut   secara  berturut-turut   adalah  76,7%   ;     78,7%  ;    91,7%, kemudian telur campuran adalah 65,3% ; 67,0%; 77% dan telur yang tenggelam adalah 54,0%; 55,3%; 65,0%. Dengan kata lain, daya tetas telur meningkat   seiring   dengan   meningkatnya   salinitas.   Berdasarkan   analisis statistik (ANOVA) terdapat perbedaan yang nyata dari daya tetas telur pada salinitas  16 atau  23 ppt dengan  30  ppt. Juga dilaporkan  bahwa telur yang mengapung  memiliki  daya tetas  yang  lebih tinggi  dibandingkan  telur yang tenggelam.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MILKFISH - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.375</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123002</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-20 11:56:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-24 16:00:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>