<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123001">
 <titleInfo>
  <title>PENAMBAHAN   ANTIOKSIDAN    (TOKOFEROL,   LESITIN   DAN ASAM  ASKORBAT)   UNTUK  MEMPERBAIKI  KELAPA  SANGRAI  GILING RN  (U  NEULHEU) SELAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kelapa merupakan salah satu komoditi perkebunan yang penting bagi Indonesia.   Kelapa  sangrai   giling   (dalam   bahasa   Aceh   disebut   U  Neulheu) merupakan   salah   satu   olahan   kelapa   yang   sangat   khas   di   Aceh.   Adanya kandungan   lemak  yang  tinggi  pada  kelapa  sangrai   giling,  membuat  produk tersebut mudah teroksidasi yang menyebabkan ketengikan. Untuk mencegah ketengikan pada bahan  pangan berlemak dapat dilakukan  dengan  cara disimpan pada suhu yang sesuai, tidak terkena  cahaya,  kadar air rendah dan tidak adanya katalis  logam serta dengan  penambahan  antioksidan,  yaitu  suatu  senyawa  yang dapat memperlambat oksidasi di dalam bahan.&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  jenis dan jumlah antioksidan terbaik yang ditambahkan dalam proses pembuatan u neulheu, sehingga menghasilkan   u  neulheu  yang  tidak  cepat  tengik,  dan  dapat  disimpan  lama. Penelitian dilakukan  dengan Rancangan  Acak  Kelompok  dengan 2 ulangan   dan uji lanjut BNT. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar lemak, bilangan asam, bilangan peroksida, bilangan  iod, uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan penampakan) sebelum dan sesudah penyimpanan.Variabel yang digunakan adalah jenis   antioksidan   (alfa   tokoferol.    lesitin   dan   asam   askorbat).   konsentrasi antioksidan   (0  mg/kg.   100  mg/kg  dan  200  mg/kg),   dan  lama   penyimpanan (0 bulan dan 2 bulan).&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa jenis antioksidan berpengaruh sangat nyata  (P0,05) terhadap  kadar  air, bilangan  asam,  bilangan  peroksida,  bilangan  iod,  nilai organoleptik aroma,  rasa dan penampakan  kelapa sangrai giling.&#13;
Semakin  tinggi konsentrasi antioksidan semakin  rendah  (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123001</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-20 11:46:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-20 11:46:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>