Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH CARA EKSTRAKSI SARKOTESTA DAN VARIETAS TERHADAP VIABILITAS BENIH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.)
Pengarang
Mistiar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405101010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstraksi sarkotesta dan varietas terhadap viabilitas benih pepaya. Disamping itu ingin diketahui juga apakah terdapat interaksi antara cara ekstraksi sarkotesta dengan varietas pepaya terhadap viabilitas benihnya.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, yang berlangsung dari bulan November sampai Desember 2010.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih pepaya varietas
lokal dan varietas hibrida, kain katun, abu gosok, H2S04 pekat, pasir dan air. Alat yang digunakan adalah boks perkecambahan, cawan petri, pinset, handsprayer, gelas ukur, ayakan 12 mesh, kertas label dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4 x 2 dengan 3 ulangan. Fak:tor cara ekstraksi sarkotesta terdiri atas 4 taraf yaitu : tanpa skarifikasi, skarifikasi mengunakan kain katun, abu gosok dan H2S04 pekat. Fak:tor varietas terdiri atas 2 taraf yaitu : varietas lokal dan varietas hibrida. dengan demikian terdapat 8 kombinasi perlakuan, masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan.
Peubah yang diamati meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, dan waktu yang dibutuhkan 50 % dari perkecambahan total (T50).
Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstraksi sarkotesta berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbub. daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan waktu yang dibutubkan 50 % dari perkecambahan total (T50). Viabilitas benih yang lebih baik dijumpai pada cara ekstraksi kain katun.
Varietas berpengaruh tidak nyata terhadap potensi tumbuh, daya kecambah, kecepatan tumbuh dan waktu yang dibutuhkan 50 % perkecambahan total (T50). Viabilitas benih cenderung lebih baik pada benih yang berasal dari varietas lokal. namun demikian secara statistik tidak berbeda nyata.
Terdapat interaksi yang sangat nyata antara varietas benih dengan cara ekstraksi terhadap daya kecambah dan waktu yang dibutubkan 50 % perkecambahan total (T50) namun tidak berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh dan kecepatan tumbuh. Semua peubah yang diamati menunjukan respon yang lebih baik pada interaksi benih varietas hibrida dengan cara ekstraksi kain katun.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN BERDASARKAN UMUR BUAH TERHADAP VIABILITAS BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA) (Ulfia Asri, 2022)
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN TAWES (BARBONYMUS GONIONOTUS) (ARIF BILLAH, 2022)
APLIKASI EKSTRAK BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BLEACHING ALAMI DITINJAU DARI PERUBAHAN WARNA DAN GAMBARAN MIKROSKOPIS PADA EMAIL GIGI (FLORENCIA LISADI, 2017)
PENGARUH EKSTRAK BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP DURASI PERDARAHAN TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) (Randa Nisrina, 2015)
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L) TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (Annisa Zuhra, 2023)