<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122988">
 <titleInfo>
  <title>ALGORITMA PENENTUAN KERENTANAN STRUKTUR ATAP TIPIKAL BANGUNAN SEKOLAH DI INDONESIA TERHADAP PEMBEBANAN ANGIN MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Feby Faradilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia mengalami 1.261 bencana cuaca ekstrem berupa angin kencang &#13;
sepanjang tahun 2023. Salah satu bangunan publik yang terdampak akibat bencana &#13;
ini adalah sekolah, terutama konstruksi atapnya. Sekolah di Indonesia memiliki &#13;
standar khusus terkait standardisasi desain dan penilaian kerusakan yaitu &#13;
berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan &#13;
Umum dan Perumahan Rakyat (SE DJCK PUPR) No. 47 tahun 2020. Struktur atap &#13;
sekolah yang terdapat pada standar tersebut menggunakan kuda-kuda baja ringan &#13;
dengan model rangka kuda-kuda double fink dan triple fink. Pada beberapa kejadian &#13;
angin kencang di Indonesia, material baja ringan memiliki risiko kerusakan &#13;
terhadap angin. Sehingga dibutuhkan metode untuk mengetahui kerentanan kudakuda sekolah ketika dibebankan oleh angin. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui probabilitas kerentanan rangka kuda-kuda sekolah terhadap &#13;
pembebanan angin menggunakan algoritma machine learning: Artificial Neural &#13;
Network (ANN) yang diterapkan pada beberapa model kuda-kuda, yaitu double &#13;
fink, double howe, triple fink, dan triple howe dengan material baja ringan profil &#13;
C75 mutu G550. Penelitian ini menggunakan nilai rasio Demand/Capasity (D/C) &#13;
sebagai parameter kerentanan kuda-kuda. Kuda-kuda tersebut dimodelkan dan &#13;
dianalisis secara otomatis menggunakan OAPI SAP2000 yang menghasilkan 1050 &#13;
data kegagalan kuda-kuda. Data kegagalan kuda-kuda diperoleh apabila kuda-kuda &#13;
memiliki nilai rasio D/C &gt; 1. Kemudian data tersebut dijadikan sebagai data &#13;
pelatihan algoritma machine learning: ANN dan dikembangkan menjadi kurva &#13;
kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probabilitas kerentanan kudakuda double fink pada kecepatan angin 50 m/s mencapai 85%, kuda-kuda double &#13;
howe, triple fink, dan triple howe mencapai probabilitas 100% pada kecepatan angin &#13;
47 m/s, 34 m/s, dan 33 m/s.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122988</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 19:05:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-20 09:06:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>