Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PEPAYA TERHADAP HAMA KUTU PUTIH PEPAYA PARACOCCUS MARGINATUS (HEMIPTERA: PSEUDOCOCCIDAE)
Pengarang
Mariana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0805101050016
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
632.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Salah satu kendala dalam budidaya tanaman pepaya adalah adanya serangan hama. Kerusakan akibat serangan hama tidak hanya mengakibatkan penunman kualitas dan kuantitas buah, tetapi juga dapat mematikan tanaman secara keselaruhan. Sejak 2008, di Indonesia muncul hama baru tanaman pepaya yaitu kutu putih pepaya
Paracoccus marginatus.
Pengendalian dengan pestisida tidak mampu menekan populasi P. marginatus di lapangan. Penggunaan varietas tahan merupakan salah satu altematif untuk mengendalikan hama kutu putih pepaya ini. Penelitian untuk memperoleh informasi tentang varietas-varietas pepaya yang tahan terhadap serangan hama tersebut sangat diperlukan dalam upaya untuk meminimalkan serangannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan beberapa varietas pepaya terhadap serangan hama kutu putih pepaya P. marginatus. Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan Kampus Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Penelitian dilakukan mulai dari April sampai Agustus 2012.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih pepaya yang terdiri dari tiga varietas (varietas pepaya Bangkok, varietas pepaya California, dan varietas pepaya Burung), tanah, pupuk kandang, sekam padi, polibag, dan serangga kutu putih
P. marginatus yang diperoleh dari lapangan. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, gembor, meteran, kurungan serangga, kuas, gunting, kertas label, dan thermo/hygrometer. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL ) non faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Peubah yang diamati meliputi persentase tingkat serangan P. marginatus, jumlah ovisac P. marginatus dan periode tanaman inang mati.
Hasil penelitian menunjukkan persentase serangan P. marginatus tertinggi
dijumpai pada varietas pepaya Bangkok, berturut-turut diikuti oleh varietas pepaya California dan varietas pepaya Burung. Berdasar kan sistem skoring, varietas pepaya Bangkok dan varietas pepaya California termasuk kategori sangat rentan, sedangkan
varietas pepaya Burung termasu.k kategori rentan. Rerata jumlah ovisac tertinggi
dijumpai pada varietas pepaya Burung, kemudian diikuti oleh varietas pepaya California clan jumlah ovisac yang paling rendah dijumpai pada varietas pepaya Bangkok. Periode tanaman inang mati tercepat dijumpai pada varietas pepaya Bangkok, kemudian diikuti oleh varietas pepaya California dan varietas yang paling lama mengalami kematian adalah varietas pepaya Burung yang merupakan varietas lokal. Ketiga varietas pepaya yang diuji tidak ada yang memiliki ketahanan terhadap kutu putih Paracoccus marginatus.
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PEPAYA TERHADAP HAMA KUTU PUTIH PEPAYA PARACOCCUS MARGINATUS (HEMIPTERA: PSEUDOCOCCIDAE) (Mariana, 2024)
BIOLOGI KUTU PUTIH PEPAYA, PARACOCCUS MARGINATUS WILLIAMS & GRANARA DE WILLINK (HEMIPTERA : PSEUDOCOCCIDAE)RNPADA TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) (Rahmadsyah, 2024)
REFERENNSI DAN PEMANGSAAN CURINUS COERULEUS MULSANT TERHADAP HAMA KUTU PUTIH PEPAYA PARACOCCUS MARGINATUS WILLIAMS AND GRANARA DE WILLINK (Mutia Hafni, 2024)
KERAGAAN BEBERAPA GENOTIPE PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DAN PENDUGAAN PARAMETER GENETIK KETAHANAN TERHADAP HAMA KUTU PUTIH (PARACOCCUS MARGINATUS) DI PEMBIBITAN (Fitri Wahyuni, 2016)
KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN KIMIAWI BEBERAPA GENOTIPE BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) (Farah Octaviani, 2018)