<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122987">
 <titleInfo>
  <title>UJI  KETAHANAN   BEBERAPA   VARIETAS  PEPAYA  TERHADAP HAMA KUTU  PUTIH  PEPAYA  PARACOCCUS MARGINATUS (HEMIPTERA:</title>
  <subTitle>PSEUDOCOCCIDAE)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mariana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah  satu  kendala  dalam  budidaya tanaman  pepaya  adalah  adanya  serangan hama.   Kerusakan    akibat   serangan   hama   tidak   hanya   mengakibatkan   penunman kualitas  dan kuantitas buah, tetapi juga dapat  mematikan tanaman  secara  keselaruhan. Sejak 2008, di Indonesia  muncul  hama baru tanaman  pepaya  yaitu kutu putih  pepaya&#13;
Paracoccus marginatus.&#13;
&#13;
Pengendalian dengan pestisida  tidak mampu menekan  populasi P. marginatus di lapangan. Penggunaan  varietas  tahan merupakan salah satu altematif untuk mengendalikan hama  kutu  putih  pepaya  ini. Penelitian  untuk memperoleh informasi tentang  varietas-varietas pepaya  yang  tahan  terhadap  serangan  hama  tersebut  sangat diperlukan  dalam upaya untuk meminimalkan serangannya.&#13;
Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat  ketahanan  beberapa  varietas pepaya terhadap serangan hama kutu putih pepaya P. marginatus. Penelitian ini dilaksanakan   di Lingkungan   Kampus   Fakultas   Pertanian   Universitas   Syiah  Kuala Darussalam  Banda Aceh. Penelitian dilakukan  mulai dari April sampai Agustus  2012.&#13;
Bahan  yang digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  benih pepaya  yang terdiri dari tiga varietas  (varietas  pepaya  Bangkok,  varietas  pepaya  California,  dan varietas pepaya Burung),  tanah, pupuk  kandang,  sekam padi, polibag, dan serangga  kutu putih&#13;
P.   marginatus   yang   diperoleh   dari   lapangan.   Alat-alat   yang   digunakan    dalam penelitian   ini adalah  cangkul,  gembor,  meteran,  kurungan  serangga,  kuas,  gunting, kertas  label, dan  thermo/hygrometer. Penelitian  ini menggunakan   Rancangan    Acak Lengkap  (RAL )  non  faktorial  yang  terdiri  dari  3 perlakuan  dan  6  ulangan.  Peubah yang  diamati  meliputi  persentase  tingkat  serangan  P. marginatus, jumlah ovisac P. marginatus dan periode  tanaman  inang mati.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan   persentase   serangan   P.  marginatus  tertinggi&#13;
&#13;
dijumpai  pada  varietas  pepaya  Bangkok,  berturut-turut  diikuti  oleh  varietas  pepaya California dan varietas pepaya  Burung. Berdasar kan  sistem  skoring,  varietas pepaya Bangkok  dan varietas  pepaya  California  termasuk kategori  sangat rentan,  sedangkan&#13;
varietas  pepaya  Burung  termasu.k  kategori   rentan.  Rerata  jumlah  ovisac  tertinggi&#13;
&#13;
dijumpai  pada   varietas   pepaya   Burung,   kemudian   diikuti   oleh   varietas   pepaya California  clan jumlah   ovisac  yang  paling  rendah  dijumpai   pada  varietas  pepaya Bangkok.   Periode   tanaman   inang   mati   tercepat   dijumpai  pada   varietas   pepaya Bangkok,  kemudian  diikuti  oleh varietas  pepaya  California  dan  varietas  yang paling lama  mengalami  kematian  adalah  varietas  pepaya  Burung  yang  merupakan  varietas lokal. Ketiga varietas  pepaya  yang diuji tidak  ada yang memiliki  ketahanan  terhadap kutu putih Paracoccus marginatus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PAPAYAS - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANTS - AGRICULTURAL PESTS</topic>
 </subject>
 <classification>632.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 17:30:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-08 12:20:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>