<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122985">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTLTAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L) TERHADAP MORTALITAS SITOPHILUS ZEAMAIS M PADA JAGUNG DI PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Usamah Hanif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Usamah Hanif / 9851311351,     Efektivitas     Ekstrak     Bawang     Putih (Allium sativum I) Terhadap Mortalitas Sitophilus zeamais pada Jagung DI Penyimpanan.  Di  bawah  bimbingan  Hasnah  sebagai  pembimbing  utama  dan M. Ilyas &#13;
 Abubakar sebagai pembimbing anggota.&#13;
          Tujuan  penelitian  adalah  untuk  mengetahui  tingkat  konsentrasi  yang efektif dari  ekstrak  umbi  bawang putih  dalam  mengendalikan S.  zeamais  pada jagung  di  penyimpanan.   Penelitian  ini  dilaksanahan  di   Laboratorium  Hama Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam - Banda Aceh,  dimulai dari bulan Maret 2007 sampai dengan Mei 2007.&#13;
          Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan enam perlakuan yaitu konsentrasi Ekstrak bawang putih 2 person (K1), 4 persen (K2), 6 persen (K3), 8 pcrsen (K4),  10 persen (K5) den 12 persen&#13;
(K6), masing-masing perlakuan terdiri dari empat ulangan. Peubah yang diamati antara lain. tingkat mortalitas S.  zeamais 5, rata-rata waktu kematian S.  zeamais, persentase kerusakan biji jagung dan jumlah serangga tanaman pertama (F1) yang muncul.&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih  menunjukkan potensi sebagai insektisida nabati, ditandai dengan adanya reaksi positif ekstrak bawang   putih      terhadap   mortalitas   S.   zeamais,   rata-rata   waktu   kematian S.   zeamais, tingkat  kerusakan  biji  jagung     dan  jumlah  kemunculan  turunan pertama  S.  zeamais.  Konsentrasi  tertinggi  12  person  (K6)  memberikan  tingkat morlalitas  S.  zeamais  tertinggi,   rata-rata  waktu  kematian  S.  zeamais  tercapai,&#13;
tingkat kerusakan biji jagung terendah  dan jumlah kemunculan turunan pertama  S.  zeamais terendah.  Semakin meningkatnya konsentrasi  ekstrak bawang putih yang diaplikasi ahan meningkatkan daya keria insektisida nabati yang  terkandung dalam bawang putih sehingga  mampu menekan populasi S.  zcamais, sedangkan konsentrasi   terendah   2    persen  (K1)   memberikan   efek   tingkat   mortalitas S.  zeamais  terendah,  rata-rata  waktu  kematian  S.  zeamais   terlama,  persentase kerusakan biji jagung tertinggi dan jumlah turunan pertama yang muncul tertingi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 16:52:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 16:52:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>