<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122981">
 <titleInfo>
  <title>PENYIMPANAN  BUAH JAMBU BIJI  (PSIDIUM GUAJAVA  L) TEROLAH MINIMAL (MINIMALLY PROCESSING) DALAM KEMASAN VAKUM.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marleni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia  merupakan salah  satu negara yang menghasilkan produk hortikultura. Salah   satu   produk   hortikultura    yang   digemari    oleh   masyarakat khususnya Aceb adalah  buah jambu biji.  Di Aceh buah jambu  biji dikenal  dengan nama geulima breuh, yang biasanya dikonsumsi dalam  bentuk buah segar. Buahnya yang besar, berbiji dan keras menyebabkan sulit untuk dipotong sewaktu akan dikonsumsi.  Oleh  karenanya pemotongan  buah jambu  biji menjadi  bahagian yang lebih kecil (pengolahan minimal) diharapkan dapat memudahkan konsumen saat akan mengkonsumsi. Untuk   itu    dibutuhkan   suatu   metode   yang   diharapkan   dapat mempertahankan buah terolah minimal tetap seperti keadaan segarnya.&#13;
Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi  laju  kerusakan buah-buahan selama penyimpanan, diantaranya dengan suhu dingin,  pengendalian dan modifikasi atmosfer,  serta penyimpanan bertekanan udara rendah (vakum).  Penggunaan udara vakum saat ini juga telah dikombinasikan   dengan kemasan plastik dan suhu rendah. Kemasan plastik yang biasa digunakan untuk pengemasan buah-buahan adalah polietilen. Kombinasi udara vakum dan jenis  kemasan polietilen pada penyimpanan buah jambu biji terolah minim al pada suhu rendab diharapkan dapat mengurangi atau meminimalkan laju kerusakan mutu dan memperpanjang umur simpan.&#13;
Penelitian ini bertujuan  untuk melihat pengarub kemasan  udara vakum dan suhu  penyimpanan  terhadap  umur  simpan  buah jambu  biji  (psidium  guajava  L.) terolah minimal. Analisis meliputi :  susut bobot, kadar gula, kadar vitamin C, tekstur (obyektif) dan uji organoleptik yang diamati pada setiap 4 hari sekali hingga hari ke-24 penyimpanan (konsumen menolak).  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak&#13;
Lengkap (RAL) faktorial.  Faktor pertama adalah jenis kemasan yang terdiri  atas dua&#13;
taraf yaitu  polietilen jenis LDPE dan HOPE. Faktor kedua adalah suhu penyimpanan yaitu 10'Cc, 15'C dan suhu ruang (27-30'C). Faktor ketiga adalah lama penyimpanan yaitu: hari ke-0, 4, 8, 12,  16, 20 dan 24. Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali ulangan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah jambu biji terolah minimal dalam kemasan vakum mampu bertahan  selama 24 hari penyimpanan, apabila dibandingkan dengan buah jambu  biji terolah minimal yang tanpa kemasan vakum hanya mampu bertahan selama 12 hari. Penyimpanan pada suhu rendah 15&quot;C dalam kemasan vakum LDPE  adalah  perlakuan  yang  mampu  menghambat  laju  kehilangan  susut  bobot dengan nilai  11 .40 %, kadar gula 7.85 %, kadar vitamin C 76.44 mg/100 g bahan dan tekstur  1.09 kg/cm. Hasil uji organoleptik terhadap aroma, tekstur, rasa, warna dan kesegaran  terhadap  buah jambu  biji  terolah  minimal,  yang  paling  diminati  oleh panelis juga terdapat pada penyimpanan suhu  15'C  dalam kemasan vakum LDPE. Dari hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa, variasi suhu dan kemasan vakum berpengaruh  nyata  terhadap  susut  bobot,  kadar  gula,   kadar  vitamin  C  dan uji organoleptik, sedangkan pada tekstur  tidak berbeda nyata antara suhu 10'C dan 15'c&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122981</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 16:05:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 16:05:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>