PENGARUH LAMA PENYIMPANAN AIR KELAPA DAN JENIS SUMBER NITROGEN (UREA, AMONIUM SULFAT DAN NPK) TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE COCO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN AIR KELAPA DAN JENIS SUMBER NITROGEN (UREA, AMONIUM SULFAT DAN NPK) TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE COCO


Pengarang

Mahyar Diana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205105010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan penting dalam perekonomian Indonesia. Hampir semua bagian tanaman kelapa dapat diolah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis. Pemanfaatan produk kelapa secara optimal diharapkan dapat meningkatkan industri pengolahan secara nasional.
Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS Nanggroe Aceh Darussalam
2005, luas areal tanaman kelapa sekitar 107.008 Ha dan produksi kelapa sekitar
74.893 ton. Potensi kelapa sebagai bahan baku industri cukup besar, didukung dengan masih luasnya lahan yang dapat dikembangkan serta melalui diversifikasi produk olahannya. Salah satu bagian dari pada buah kelapa adalah air kelapa. Limbah air kelapa itu sendiri telah dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan nata de coco.
Nata berasal dari bahasa Spanyol yang berarti krim (cream). Krim berupa gel yang dibentuk oleh mikroo rganisme Acetobacter xylinum melalui proses fermentasi pada permukaan larutan yang mengandung gula. Nata memiliki bentuk padat, berwama putih seperti kolang-kaling sehingga sering dikenal sebagai kolang- kaling imitasi. Nata de coco merupakan hasil fermentasi air kelapa dengan bantuan mikroba Acetobacter xylinum, yang berbentuk padat, berwarna putih, transparan, berasa manis dan bertekstur kenyal.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari lama penyimpanan air kelapa dan jenis sumber nitrogen terhadap karakteristik nata de coco. Selain itu penelitan ini juga bertujuan untuk mengetahui lama penyimpanan air kelapa dan jenis sumber nitrogen yang terbaik terhadap nata yang dihasilkan.
Penelitian dilakukan dengan rancangan split plot yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor 1 adalah lama penyimpanan air kelapa (A)
sebagai anak petak, faktor 2 adalah jenis sumber nitrogen (B) sebagai petak utama. Faktor 1 terdiri dari 4 taraf yaitu Al = 0 hari, A2 = 2 hari, A3 =4 hari dan A4 = 6 hari. Faktor 2 terdiri dari 3 taraf yaitu B 1 = urea, B2 = ammonium sulfat dan B3 = NPK. Kombinasi perlakuan adalab 4 x 3 = 12. Oleh karena setiap perlakuan
dilakukan ulangan sebanyak 3 kali maka diperoleh 36 satuan percobaan.
Analisis yang dilakukan adalah analisis bahan baku yaitu analisis TSS(Total
Soluble Solid) sebelum penambahan nutrisi. Analisis pada media fermentasi yaitu TSS setelah penambahan nutrisi dan TSS setelah fermentasi. Analisis produk nata yang dihasilkan meliputi rendemen, ketebalan, kekerasan, serat kasar dan uji organoleptik meliputi wama dan kekenyalan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama penyimpanan air kelapa berpengaruh sangat nyata (P0.01) terhadap analisis TSS setelah penambahan nutrisi, TSS setelah fermentasi dan serat kasar, berpengaruh nyata (P0.05) terhadap analisis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK