PENGARUH JERAMI PADI DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME PADA SEDIMEN TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JERAMI PADI DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME PADA SEDIMEN TSUNAMI


Pengarang

Muhammad Iqbal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051121684

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana Tsunami pada 26 Desember 2004 di Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) telah menyebabkan kerusakan berbagai fasilitas pemerintah dan swasta termasuk lahan pertanan. Kerusakan lahan pertanian akibat tsunami tersebut disebabkan oleh salinitas, sodisitas. sedimentasi lumpur laut, sampah serta hilangnya bahan organik yang merupakan sumber bahan makanan bagi mikroorganisme tanah. Penambahan jerami merupakan salah satu cara menambah bahan organik ke dalam tanah untuk memperbaiki kesuburan tanah diantaranya meningkatkan populasi mikroorganisme tanah pada lahan yang terkena tsunami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jerami padi dan waktu inkubasi jerami padi terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme pada sedirnen tsunami.
Sedimen yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Desa Kajhu sedangkan jerarni padi berasal dari Desa Limpok. lnkubasi dan analisis sifat biologi tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Tanah, Fakultas Pertanian. Analisis sedimen dan jerami padi dilakukan di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman. Penelitian ini berlangsung dari bulan Maret sampai dengan Juli 2006.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama yaitu jerami padi yang terdiri dari tanpa jerami padi dan menggunakan jerami sedangkan faktor kedua yaitu waktu inkubasi yang terdiri
dari inkbasi 15 hari, 30 hari, dan 45 hari. Seluruhnya diulang 3 (tiga) kali sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah yang meliputi total populasi mikroorganisme, populasi bakteri, populasi fungi dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah).
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan jerami padi pada sedimen tsunami berpengaruh sangat nyata terhadap total mikroorganisme. populasi bakteri, dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah) dan berpengarulh tidak nyata terhadap populasi fungi sedangkan waktu inkubasi berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Interaksi perlakuan jerami padi dengan waktu inkubasi hanya berpengaruh nyata terhadap populasi bakteri pada sedimen tsunami.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK