<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122973">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA STRUKTUR GEDUNG DISPORA PROVINSI ACEH YANG BAJA TULANGAN KOLOMNYA MENGALAMI KOROSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAHDA NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Aceh yang berada di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh merupakan salah satu bangunan yang terdampak tsunami Aceh pada tahun 2004. Air laut yang memiliki sifat korosif tinggi menyebabkan baja tulangan pada struktur kolom bangunan ini mengalami korosi serta berakibat retak pada beton kolom. Pada penelitian ini ditinjau bagaimana kurva kapasitas struktur gedung Dispora Aceh dengan analisis pushover dan kinerja struktur berdasarkan kondisi awal dan eksisting berdasarkan metode ATC-40. Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari asesmen yang dilakukan oleh Tim Asesmen Laboratorium Forensik Struktur Bangunan Universitas Syiah Kuala dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemodelan struktur dilakukan dengan menggunakan software SAP2000. Berdasarkan hasil analisis pushover arah X, pada kondisi awal gaya geser dasar maksimum yang mampu ditahan struktur adalah sebesar 5427,845 kN dengan displacement sebesar 0,113 dan pada kondisi eksisting gaya geser dasar maksimum yang mampu ditahan struktur adalah sebesar 3981,187 kN dengan displacement sebesar 0,0834 m. Pada hasil analisis pushover arah Y, pada kondisi awal gaya geser dasar maksimum yang mampu ditahan oleh struktur adalah 7206,760 kN dengan displacement sebesar 0,152 m dan pada kondisi eksisting gaya geser dasar maksimum yang mampu ditahan oleh struktur adalah 5904,312 kN dengan displacement sebesar 0,144 m. Level kinerja struktur baik dalam kondisi awal maupun eksisting masuk ke dalam kategori Immediate Occupancy (IO) yang berarti jika struktur mengalami gempa maka kapasitas struktur hampir sama sebelum gempa dan risiko cedera yang mengancam jiwa akibat kegagalan struktural sangat kecil serta bangunan masih aman untuk digunakan. Dari mekanisme sendi plastis pada saat step dengan gaya geser maksimum dapat diketahui bahwa proses keruntuhan struktur dimulai dari kolom terlebih dahulu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122973</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 14:43:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-17 15:57:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>