HUBUNGAN INFORMED CONSENT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANGRNRAWAT INAP BEDAH BPK RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2006 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN INFORMED CONSENT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANGRNRAWAT INAP BEDAH BPK RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2006


Pengarang

Sendy Said - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0271120108

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Informed consent adalah persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medis yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Informed consent bukan hanya sekedar formulir tetapi merupakan suatu proses komunikasi. Yang menjadi permasalahan apakah informed consent sudah mernenuhi syarat yang sangat berpengaruh pada persiapan pasien pre operasi baik secara fisik rnaupun psikologis. Ketakutan pasien dalarn bangsal bedah pada sesuatu yang tidak diketahui dan diantisipasi, tidak dikenal serta prosedur-prosedur yang mungkin menyakitkan akan menjadi sebab yang paling umurn dari kecemasan. Tingkat kecemasan dapat dibagi dalam rentang antisipasi, cemas ringan, cemas sedang dan cemas berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Hubungan antara lnformed Consent dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi di Ruang Rawat Inap Bedah BPK Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional study, jurnlah sampel 30 orang. Pengurnpulan data pada penelitian ini dilakukan pada tanggal 15-20 Desember, analisa
data dengan teknik manual dengan rumus X2, tabel BxK dengan a 0,05, X2 dan df 3. Hasil
penelitian dari 30 responden yang akan menjalani operasi diperoleh informasi tentang
tindakan yang akan dilakukan dinilai baik sebanyak 11 orang (36,67%) dan dinilai buruk
sebanyak 19 orang (63,33%). Sedangkan dari 30 responden yang berada pada tahap antisipasi sebanyak 14 orang (46,67), yang mengalami cemas ringan sebanyak 12 orang (40%) dan sebanyak 4 orang (13,33%) mengalami cernas sedang. Ada tidaknya pengaruh
antara variabel independen dan dependen digunakan uji Chi-Squere Test dengan X2 tabel
7,815. Uji Statistik diperoleh hasil, tidak ada hubungan antara informed consent dengan
tingkat kecemasan pasien preoperasi di ruang rawat inap bedah BPK RSU dr. Zainoel
Abidin Banda Aceh.



Kata Kunci: aspek informed consent, tingkat kecemaan pasien pre operasi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK