KAJIAN KINERJA DIGESTER BIOGAS DARI KOTORAN SAPI TANPA PENAMBAHAN STARTER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN KINERJA DIGESTER BIOGAS DARI KOTORAN SAPI TANPA PENAMBAHAN STARTER


Pengarang

Rosman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505106010042

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Seiring berkurangnya cadangan sumber energi dan kelangkaan bahan bakar minyak yang terjadi di Indonesia saat ini, maka dibutuhkan suatu sumber energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan, salah satunya adalah biogas.
Biogas dapat dihasilkan dari limbah organik seperti sampah, sisa-sisa makanan, kotoran hewan dan limbah industri makanan. Hasil fermentasi dari bahan-bahan diatas menghasilkan biogas dengan kadar komponen terbesar yaitu CH4 (55% - 75%) dan C02 (25% - 45%). Pemanfaatan biogas sebagai bahan baker masih dalam skala ramah tangga dan belum terpakai secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah biogas yang dihasilkan dalam per harinya dengan jumlah volume bahan baku tertentu yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk memasak sebagai pengganti bahan hakar lainnya yang effisien, praktis, ramah lingkungan dan aman dengan bahan baku kotoran sapi.
Bahan isian yang sudan di masukkan ke dalam tangki digester dibiarkan antara 3-35 hari. Pada saat itulah, biogrs sudah mulai terbentuk dan mulai mengalir ke tangki pengumpul. Setelah waktu tersebut, bahan isian harus segera
ditambahkan secara rutin setiap hari. Penambahan tidak perlu banyak. cukup bila sisa bahan isian sudah keluar dari pipa pengeluaran. Pengukuran temperatur dilakukan sedap hari pada jam 13.30 dimana pada saat itu suhu mencapai lebih tinggi, baik itu suhu didalam digester maupun suhu lingkungan. Dalam pengukuran ini digunakan termometer yaitu termometer yang dipasang pada tangki digester yang digunakan untuk mengukur suhu dalam digester dan termometer model rot yang digunakan untuk mengulur suhu lingkungan. Alat penghasil biogas model ini bekeria dengan cara memasukkan bahan isian kotoran sapi dan air dengan perbandingan bahan isian dan air 2 : 1 melalui saluran pemasukan.
Produksi gas yang dihasilkan dari fermentasi anaerob oleh digester mulai pada hal ke 3, hal ini dapat dilihat pada tekanan dalam digester bahwa produksi biogas sudah mulai terbentuk dengan tekanan mencapai 0.5 Psi. Gas yang
dihasilkan dengan sendirinya mengalir ke tangki penyekat kemudian Langsung tersalurkan ke plastik pengumpul gas. Fermentasi yang teriadi pada pembentukan biogas yaitu fementasi anaerob. Proses fermentasi ini berlangsung selama 37 hari. Dalam fermentasi biogas ini puncak telrman terjadi pada hari ke 17 dengan tekanan mencapai 7.8 Psi, Lama nyala api diperoleh dari pengujian api pada kompor biogas pada proses pembakaran hi adalah II jam 18 menit.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK