<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122933">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M Aulia Amri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Good  Corporate  Governance (GCG) sangat   membantu   dalam   mengurangi   konflik keagenan.   Sehingga   bisa  mengurangi   biaya   keagenan   (agency  cost),   akibatnya,   bisa  juga mengurangi   biaya   monitoring  yang  merupakan   bagian   dari   biaya   keagenan.   Selain  itu, mekanisme  corporate  governance  juga  dapat  meningkatkan  kineria    perusahaan    dan kesejahteraan  pemegang saham yang dapat diukur dengan  indikator analisis rasio yang  umum digunakan oleh pengguna laporan keuangan, yaitu Rot, ROA, dan ROE.&#13;
          Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti apakah ada perbedaan Rot, ROA, dan ROE  sebagai  indikator  kinerja  keuangan  dan juga  investasi  sebelum  dan  sesudah  penerapan GCG. Sehingga dengan itu, dapat dikembangkan  penelitian sejenis yang  lebih sempurna,  baik dari sisi hasil maliputi manfaatnya.  &#13;
          Penelitian  ini mengambil  sampel sebanyak 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ)  periode 2001-2005  dan masuk dalam  indeks  Corporate Governance Perception   Index   (CGPI).   sebuah   survei   yang   dilaksanakan   oleh   Indonesian   Institute   for Corporate  Governance  (IICG).  Penelitian  ini juga  mengambil  sampel  pada  perusahaan  yang masuk dalam LQ 45. yaitu 45 perusahaan yang seharusnya teraktif di BEJ periode Agustus 2006- Februari  2007.  Adapun  metode  pengambilan  sampel  adalah purposive  sampling,  sedangkan metode analisis yang  digunakan adalah uji dan beda rata-rata Wilcoxon dengan menggunakan SPSS versi  12.00.&#13;
          Hasil  pengujian  hipotesis  pada penelitian  ini  menunjukkan  bahwa:  secara keseluruhan, hasil exact sig. &gt; taraf nyata (a= 0,05), maka dapat disimpulkan Ho diterima,. arinya tidak ada perbedaan kineria, yang dalam hal ini, perubahan ROI, ROA, dan ROE antara sebelum, tahun bejalan, dan sesudah penerapan GCG.&#13;
          Kesimpulan   yang   dapat   diambil   dalam   penelitian   ini   adalah   penerapan   GCG membutuhkan  waktu  yang  relatif  lama  agar  dapat  bejalan  stabil.  Saran  untuk  penelitian  selanjutnya adalah meningkatkan jumlah sampel dan  variasi industri dan meningkatkan rentang periode penelitian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 12:08:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 12:08:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>